Breaking News
light_mode
Beranda » Investigasi. » Ada Apa dengan Rutilahu Pasanggrahan? Data Penerima Berubah Misterius, Disperkim Purwakarta Bungkam!

Ada Apa dengan Rutilahu Pasanggrahan? Data Penerima Berubah Misterius, Disperkim Purwakarta Bungkam!

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PURWAKARTA, SINERGI PUBLIK — Aroma tidak sedap terkait tata kelola anggaran jaring pengaman sosial mulai menyeruak di Kabupaten Purwakarta. Polemik pemutakhiran data penerima Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun Anggaran 2025 di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, kini memicu tanda tanya besar publik terkait adanya dugaan manipulasi, buruknya akurasi data, hingga lemahnya sistem pengawasan dari instansi vertikal.
Kejanggalan ini mencuat setelah dua warga miskin setempat yang namanya jelas tercantum dalam data awal penerima manfaat, yakni Utang dan Solihat, bersuara. Mereka mengaku dimintai dokumen administrasi lengkap namun hingga detik ini tidak pernah menerima sepeser pun realisasi fisik bantuan bedah rumah tersebut.
Misteri ini kian tebal setelah mantan Kepala Bidang pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Purwakarta, Ofi Sofyan Gumelar, memberikan klarifikasi yang justru membuka babak baru di balik layar proyek penataan pemukiman tersebut.
Nama Penerima Dialihkan Secara Sepihak?
Dalam pembelaannya, Ofi Sofyan membantah jika program Rutilahu di Desa Pasanggrahan disebut fiktif. Ia mengeklaim anggaran telah terserap dan direalisasikan kepada dua penerima lain, yaitu atas nama Titi dan Sub’ah. Sementara untuk nama Utang dan Solihat, Ofi berdalih nama mereka hanya masuk dalam tahapan pengajuan awal namun gugur atau tertunda akibat kendala verifikasi administrasi.
Alibi tersebut justru memantik kecurigaan baru di kalangan pemerhati kebijakan publik. Jika memang terjadi pergeseran atau pengalihan hak penerima manfaat dari nama yang diusulkan semula ke nama orang lain, publik mempertanyakan legalitas mekanismenya:

  • Apakah perubahan data krusial tersebut disertai Berita Acara resmi?
  •  Di mana dokumen hasil verifikasi lapangan objektifnya?
  • Mana Surat Keputusan (SK) resmi perubahan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum administrasi negara?

Ironisnya, saat tim awak media mendesak Ofi untuk menunjukkan dokumen autentik pendukung perihal nama Titi dan Sub’ah yang diklaim telah menerima bantuan, pihak yang bersangkutan mendadak tidak mampu memperlihatkannya. Ia justru memilih “lempar bola” dan mengarahkan media untuk meminta dokumen tersebut langsung ke kantor Disperkim Purwakarta.

Elit Disperkim Kompak Bungkam, Publik Cium Dugaan Penyelewengan
Berdasarkan prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance), keterbukaan informasi adalah harga mati demi menjamin akuntabilitas uang negara. Pengakuan miris dari keluarga Utang dan Solihat yang telah telanjur menyerahkan fotokopi KTP serta Kartu Keluarga (KK) namun haknya mendadak raib, memperkuat adanya indikasi permainan administrasi di tingkat bawah.
Sinyal adanya ketidakberesan semakin diperkuat oleh sikap menutup diri dari jajaran elite Disperkim Kabupaten Purwakarta. Hingga berita ini diturunkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkim Purwakarta, Entin, serta Kepala Bidang terkait, Subiyanto (yang akrab disapa SBY), kompak bungkam dan enggan memberikan keterangan resmi terkait status hak warga yang mendadak digeser tersebut.
Desas-desus yang berkembang di lapangan menyebutkan anggaran Rutilahu desa setempat terkonfirmasi telah cair 100 persen, namun dialokasikan ke objek yang berbeda dari perencanaan awal. Spekulasi liar ini tentu tidak akan mereda selama Disperkim menolak membuka dokumen penyaluran secara transparan ke ruang publik.
Hak Warga Miskin Jangan Dikebiri
Program Rutilahu lahir murni dari rahim APBD/APBN untuk mengangkat harkat hidup masyarakat berpenghasilan rendah agar mendapatkan hunian yang layak dan manusiawi. Setiap jengkal tahapannya—mulai dari input data, verifikasi faktual, penetapan SK, hingga pencairan logistik—harus dikerjakan secara terang benderang agar bisa diawasi oleh pers dan masyarakat.
Jangan sampai warga miskin yang secara objektif memenuhi kriteria kualifikasi justru kehilangan hak fundamentalnya akibat buruknya birokrasi, atau bahkan sengaja dikorbankan demi kepentingan oknum tertentu lewat kedok “perubahan mekanisme data“.
Masyarakat Tegalwaru kini menanti ketegasan dan transparansi dari Disperkim Kabupaten Purwakarta untuk menyajikan data final penerima Rutilahu TA 2025 di Desa Pasanggrahan lengkap beserta bukti autentik realisasinya. Tim Investigasi Sinergi Publik saat ini terus berupaya mengumpulkan bukti-bukti dokumen pembanding guna membongkar validitas penyaluran bantuan sosial tersebut hingga tuntas.

(Yn/Sp)

  • Penulis: Yulius abdillah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Swasti Saba Wistara, Bojonggenteng Jadi Piloting Project Penataan Organisasi FSKS yang Inklusif

    Menuju Swasti Saba Wistara, Bojonggenteng Jadi Piloting Project Penataan Organisasi FSKS yang Inklusif

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Budi Al-Fajri
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Langkah nyata dan taktis terus digulirkan demi mengamankan predikat tertinggi Kabupaten Sehat tingkat Nasional, Swasti Saba Wistara. Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) melalui Bidang  Organisasi mulai melakukan akselerasi dan restrukturisasi kelembagaan secara total di tingkat akar rumput. Kecamatan Bojonggenteng secara resmi dipilih menjadi proyek percontohan (piloting project) pertama dari gerakan […]

  • Aktivis Purwakarta Desak Pembuktian Dugaan Rp35 Miliar yang Seret Nama Bupati

    Aktivis Purwakarta Desak Pembuktian Dugaan Rp35 Miliar yang Seret Nama Bupati

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, SINERGI PUBLIK — Suhu politik di Kabupaten Purwakarta kembali memanas pasca bergulirnya polemik dugaan kerugian sebesar Rp35 miliar yang menyeret nama Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein). Kasus ini kian mendapat sorotan tajam dari aktivis lokal, Irwan Ardiansyah, yang secara terbuka mendesak adanya pembuktian yang transparan dan akuntabel di hadapan publik. Ketegangan ini mencuat menyusul […]

  • Pimpin Langsung Patroli Cipkon, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kerahkan 53 Personel Sisir Objek Vital

    Pimpin Langsung Patroli Cipkon, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kerahkan 53 Personel Sisir Objek Vital

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA UTARA, SINERGI PUBLIK — Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya, kembali memperketat pengamanan di kawasan pelabuhan internasional. Langkah preventif ini diwujudkan melalui pergelaran Apel skala besar yang dilanjutkan dengan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), Rabu (27/05/2026). Tak main-main, operasi pengamanan kali ini dipimpin langsung oleh […]

  • Sinergi Kemanusiaan yang Menyentuh Hati: FSKSS dan Pemdes Seuseupan Sukses Pulangkan Warga dari Mimika Papua

    Sinergi Kemanusiaan yang Menyentuh Hati: FSKSS dan Pemdes Seuseupan Sukses Pulangkan Warga dari Mimika Papua

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle yuliusabdillah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Sebuah potret kemanusiaan yang luar biasa terjadi di Kabupaten Sukabumi. Berkat sinergi tanpa batas antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS), seorang warga Desa Seuseupan bernama sdr. Mulyana akhirnya berhasil dipulangkan ke pelukan keluarganya setelah sempat tertahan di Mimika, Papua. Kepulangan warga […]

  • Aset Cessie di Cinere Hendak Dieksekusi, DPN Peduli Nusantara Tunggal Minta Dasar Hukumnya Dibuka

    Aset Cessie di Cinere Hendak Dieksekusi, DPN Peduli Nusantara Tunggal Minta Dasar Hukumnya Dibuka

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DEPOK,SINERGIPUBLIK.COM  — Persoalan pengalihan piutang (cessie) kembali memunculkan pertanyaan mengenai batas kewenangan kreditur baru dalam menguasai aset debitur. Kali ini, sorotan datang dari DPN Peduli Nusantara Tunggal Jakarta terkait aset di Perumahan Puri Cinere, Jalan Maribaya Blok G1 Nomor 8, Pangkalan Jati, Depok, yang disebut berkaitan dengan pengalihan piutang Bank Mandiri. Organisasi yang bergerak di […]

  • Wujudkan Purwakarta Bersih: Kadis DPMD Rustaman Arifin Pimpin Aksi “Ngosrek” Massal di Plered

    Wujudkan Purwakarta Bersih: Kadis DPMD Rustaman Arifin Pimpin Aksi “Ngosrek” Massal di Plered

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Yana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, SINERGI PUBLIK.COM — Semangat gotong royong kembali membara di Kabupaten Purwakarta. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta, Rustaman Arifin, memimpin langsung apel aksi kebersihan massal bertajuk “Ngosrek”di wilayah Kecamatan Plered, Selasa pagi (07/04/2026). Kegiatan yang diikuti oleh ratusan partisipan ini merupakan pengejawantahan dari program unggulan Bupati Purwakarta, Om Zein, dalam menciptakan […]

expand_less