Inspirasi Santri Dunia: Muhammad Salim Siap Harumkan Nama Indonesia di Asian Games 2026
- account_circle yuliusabdillah
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

TANGERANG, SINERGI PUBLIK— Dunia olahraga internasional kembali dikejutkan oleh prestasi gemilang dari kalangan santri Indonesia. Muhammad Salim, santri binaan ulama kharismatik Habib Luthfi bin Yahya, kini tengah bersiap membawa merah putih ke ajang Asian Games 2026 yang akan dihelat di Nagoya, Aichi, Jepang, September mendatang.
Langkah besar ini diambil setelah Muhammad Salim bersama pelatihnya, Subhan Prasandra, resmi terpilih mewakili Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum PB Ferkushi. Keikutsertaan ini bukan tanpa alasan; Salim merupakan peraih medali perak pada Kejuaraan Dunia Veteran Kurash di Mongolia tahun 2024 lalu.
Sosok Multitalenta: Santri, Atlet, dan Aparatur Negara
Muhammad Salim adalah representasi nyata bahwa disiplin spiritual di pesantren mampu beriringan dengan prestasi fisik di lapangan. Selain sebagai atlet Kurash andalan Kota Tangerang di bawah naungan Perkumpulan Sandro Adityajaya, ia juga mengabdi sebagai staf di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
“Santri harus mampu berprestasi tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga di berbagai bidang lain seperti olahraga,” tegas Salim dalam sebuah pernyataan yang penuh semangat juang.
Tantangan Menuju Podium Asia
Meski membawa nama bangsa, perjalanan menuju Asian Games 2026 ternyata tidaklah mudah. Pelatih sekaligus Ketua Federasi Kurash Kota Tangerang, Subhan Prasandra, mengungkapkan bahwa saat ini mereka masih mengandalkan pembiayaan mandiri.
“Perjuangan Muhammad Salim penuh tantangan. Kami masih mengandalkan pembiayaan mandiri untuk persiapan. Kami berharap ada dukungan lebih luas dari pemerintah maupun sponsorship agar persiapan atlet maksimal,” ujar Subhan.
Agenda Tryout dan Training Camp di Uzbekistan
Sebagai bagian dari persiapan matang, Muhammad Salim dijadwalkan mengikuti Bangladesh International Open Kurash Championship pada Mei mendatang sebagai ajang uji coba internasional.
Tak berhenti di situ, ia juga direncanakan menjalani training camp selama satu bulan di Tashkent, Uzbekistan—negara asal olahraga Kurash—guna mempertajam teknik, fisik, dan mentalnya sebelum bertolak ke Jepang.
Harapan untuk Generasi Muda
Keberhasilan Muhammad Salim diharapkan menjadi pemacu semangat bagi generasi muda, khususnya para santri di seluruh Indonesia. Prestasi ini membuktikan bahwa dengan dedikasi tinggi, batasan profesi dan latar belakang bukanlah penghalang untuk berkontribusi bagi bangsa di tingkat global.
Redaksi Sinergi Publik akan terus mengawal perjalanan Muhammad Salim menuju podium juara di Asian Games 2026.
(Rd/Sp)
- Penulis: yuliusabdillah
- Editor: Redaksi Sinergi Publik
- Sumber: Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Saat ini belum ada komentar