Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Buka Puasa PP MIO Indonesia Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi

Buka Puasa PP MIO Indonesia Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA, sinergipublik.com – Pimpinan Pusat Media Independen Online Indonesia (PP MIO Indonesia) menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Sagolicious Cafe & Resto, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (14/3/2026). Selain sebagai ajang berbagi di bulan suci Ramadhan, acara ini menjadi panggung penguatan internal dan perumusan arah strategis organisasi pers tersebut.

Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh jajaran lengkap Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Pengawas, hingga Dewan Etik. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan soliditas MIO Indonesia dalam mengawal profesionalisme media di tanah air.

Sinergi dan Peran Dewan Kehormatan Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, dalam sambutannya menekankan bahwa silaturahmi ini merupakan instrumen penting untuk menjaga arah organisasi. Ia menyebut jajaran dewan kehormatan sebagai “kompas” yang memberikan panduan moral dan kebijaksanaan.

“Silaturahmi seperti ini harus terus dirawat. Para dewan kehormatan adalah pilar yang memastikan MIO Indonesia tetap berjalan pada rel yang benar sebagai organisasi pers yang profesional dan bermartabat,” ujar Prayogie.

Menata ‘Dapur’ Redaksi Senada dengan Ketum, Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia, Taufiq Rahman, SH, S.Sos, menyoroti aspek teknis profesionalisme. Ia mengimbau seluruh perusahaan media yang bernaung di bawah MIO untuk mulai melakukan pembenahan internal (menata dapur redaksi) sesuai standar Dewan Pers.

“Legalitas, tata kelola redaksi, hingga kualitas konten harus menjadi perhatian serius. Kita ingin media di MIO Indonesia tumbuh sebagai institusi yang kredibel dan dipercaya publik,” tegas Taufiq.

Empat Langkah Strategis Organisasi Dewan Penasehat MIO Indonesia, Ir. Indra Setiawan, MBA, memaparkan visi taktis bagi pengurus pusat. Ia merumuskan empat langkah fundamental yang harus segera dieksekusi:

  1. Pembangunan database anggota yang terintegrasi.

  2. Perluasan jejaring dengan instansi pemerintah maupun swasta.

  3. Pemberdayaan divisi dan biro sesuai tupoksi untuk menghindari tumpang tindih.

  4. Pembangunan kemandirian finansial organisasi melalui program produktif.

Inovasi: Trust Fund dan Media Comment Centre Diskusi strategis semakin tajam dengan usulan dari A Bahrul BD (Rully). Ia menawarkan konsep trust fund untuk keberlangsungan pendanaan organisasi serta kerja sama dengan perguruan tinggi guna meningkatkan kapasitas jurnalis.

“Kami juga mengusulkan pembentukan Media Comment Centre. Ini akan menjadi pusat analisis isu strategis yang bisa menjadi rujukan publik, sekaligus memperkuat posisi MIO dalam ekosistem media nasional,” jelas Rully.

Sementara itu, pakar ekonomi kreatif Anto Suroto, SE, MSc, MM, mengingatkan wartawan untuk jeli melihat peluang kolaborasi ekonomi tanpa menggadaikan integritas profesi. Sebagai penutup sesi gagasan, Wakil Ketua Umum PP MIO Indonesia, Ir. Agung Karang, menekankan pentingnya konsolidasi rutin minimal satu bulan sekali guna melahirkan ide-ide brilian.

Kepedulian Sosial Kegiatan diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud nyata kepedulian sosial MIO Indonesia. Melalui momentum Ramadhan ini, MIO Indonesia berharap sinergi antara pengurus pusat, wilayah, dan dewan kehormatan semakin kokoh demi kemajuan pers Indonesia yang lebih berkualitas.


Apakah Anda ingin saya membuatkan rilis singkat versi media sosial (Instagram/Facebook) untuk kegiatan ini juga?

  • Penulis: Yulius abdillah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Kemanusiaan: Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng Sukses Gelar Donor Darah “Setetes Darah Untuk Sukabumi

    Sinergi Kemanusiaan: Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng Sukses Gelar Donor Darah “Setetes Darah Untuk Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

      BOJONGGENTENG, SINERGI PUBLIK.COM— Aula Kantor Kecamatan Bojonggenteng dipadati warga dan aparatur yang antusias mengikuti aksi kemanusiaan melalui kegiatan Donor Darah bertajuk “Setetes Darah Untuk Sukabumi”, Selasa (07/04/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Plt. Camat Bojonggenteng, Rukman Taufik, S.Ag., AKp, ini merupakan bagian dari upaya nyata mendukung visi Sukabumi Mubarokah dalam hal penguatan pelayanan kesehatan dan […]

  • Tebing Sungai Longsor Gerus Jalan di Kampung Cibuluh, Tim Gabungan Bojonggenteng Bersiap Evakuasi

    Tebing Sungai Longsor Gerus Jalan di Kampung Cibuluh, Tim Gabungan Bojonggenteng Bersiap Evakuasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sukabumi dalam durasi lama kembali memicu bencana alam. Tebing Penahan Tanah (TPT) aliran sungai di Kecamatan Bojonggenteng dilaporkan ambrol tergerus longsor. Akibatnya, sebagian akses jalan pemukiman warga kini mulai terkikis dan terancam terputus. Berdasarkan data resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) […]

  • Aktivis Purwakarta Desak Pembuktian Dugaan Rp35 Miliar yang Seret Nama Bupati

    Aktivis Purwakarta Desak Pembuktian Dugaan Rp35 Miliar yang Seret Nama Bupati

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, SINERGI PUBLIK — Suhu politik di Kabupaten Purwakarta kembali memanas pasca bergulirnya polemik dugaan kerugian sebesar Rp35 miliar yang menyeret nama Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein). Kasus ini kian mendapat sorotan tajam dari aktivis lokal, Irwan Ardiansyah, yang secara terbuka mendesak adanya pembuktian yang transparan dan akuntabel di hadapan publik. Ketegangan ini mencuat menyusul […]

  • Investigasi Lintas Wilayah: MIO Sukabumi Raya Soroti Proyek ‘Tower Siluman’ di Bojonggenteng dan Parungkuda

    Investigasi Lintas Wilayah: MIO Sukabumi Raya Soroti Proyek ‘Tower Siluman’ di Bojonggenteng dan Parungkuda

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Red
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Pembangunan menara telekomunikasi (tower) di dua lokasi berbeda, yakni Desa Bojong Galing (Kecamatan Bojonggenteng) dan Desa Palasari (Kecamatan Parungkuda), kini berada di bawah pengawasan ketat media investigasi dan organisasi profesi pers. Proyek tersebut memicu polemik besar lantaran diduga mengabaikan asas transparansi dan prosedur keselamatan warga. Nihil Transparansi dan Identitas Vendor Misterius […]

  • Diserang Saat Azan Maghrib, Pondok Warga Dibakar dan Musholla Dihancurkan di Lahan Eks HGU 366 Hektar

    Diserang Saat Azan Maghrib, Pondok Warga Dibakar dan Musholla Dihancurkan di Lahan Eks HGU 366 Hektar

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 53
    • 0Komentar

    ASAHAN, SINERGI PUBLIK — Ketegangan menyelimuti Desa Padang Sari, Kabupaten Asahan. Di tengah kumandang azan Maghrib, kawasan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) seluas 366 hektar mendadak mencekam setelah terjadi aksi penyerangan massal yang diduga dilakukan oleh pihak korporasi BSP, Senin malam (18/05/2026). Insiden anarkis tersebut mengakibatkan sejumlah pondok milik masyarakat hangus dibakar, serta fasilitas […]

  • Ratama Saragih: Pejabat Publik Jangan Gagal Paham, Menolak Klarifikasi Publik Bisa Berujung Pelanggaran Hukum

    Ratama Saragih: Pejabat Publik Jangan Gagal Paham, Menolak Klarifikasi Publik Bisa Berujung Pelanggaran Hukum

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, SINERGI PUBLIK — Sorotan tajam kembali mengarah pada etika dan integritas para pemangku kebijakan di tanah air. Pejabat publik yang enggan dikritik, antipati terhadap konfrontasi, serta culas dalam memberikan jawaban atau klarifikasi kepada publik dinilai sudah sepatutnya mengundurkan diri dari jabatannya. Tindakan abai tersebut dinilai telah mencederai dan mengkhianati amanat undang-undang. Hal tersebut ditegaskan secara […]

expand_less