Sinergi Hebat! Kades dan Camat Gunungguruh Gandeng UPTD PSDA Cisadea-Cibareno Percepat Normalisasi Sungai Cipelang.
- account_circle Yulius abdillah
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

SUKABUMI, SINERGIPUBLIK.COM — Komitmen bersama untuk menghadirkan solusi nyata bagi kelestarian lingkungan dan keselamatan warga di wilayah Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan progres yang sangat positif.
Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai (WS) Cisadea – Cibareno, bersama jajaran pemerintah kecamatan dan desa, kini tengah bersinergi erat untuk merespons cepat aspirasi masyarakat terkait percepatan perbaikan bibir Sungai Cipelang, Selasa (07/07/2026).
Langkah kolaboratif ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Kerusakan tanggul sungai di Kp. Kararangge, Desa Gunungguruh sepanjang kurang lebih 100 meter akibat aktivitas masa lalu dipastikan akan segera ditangani melalui mekanisme yang terstruktur, legal, dan didukung penuh oleh seluruh elemen warga sekitar yang terdampak.
Pemerintah Desa Pastikan Administrasi dan Izin Warga Rampung
Kepala Desa Gunungguruh, Panji Purnama Cahyana, menegaskan bahwa pihak pemerintah desa bergerak cepat dalam mengupayakan solusi terbaik setelah mendengar langsung aspirasi dan kekhawatiran dari warganya. Ia memastikan bahwa koordinasi intensif telah terjalin baik dengan Kepala Seksi Sungai, Danau, Waduk, dan Pantai UPTD PSDA WS Cisadea-Cibareno, Ana Purnamasari, beserta tim teknisnya.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Desa Gunungguruh langsung menyusun berkas yang diperlukan agar proses penganggaran di tingkat provinsi dapat berjalan mulus.
“Kami sudah berkoordinasi secara mendalam dengan Ibu Ana dan Tim UPTD PSDA WS Cisadea-Cibareno Provinsi Jabar. Sebagai tindak lanjut dari aspirasi langsung masyarakat, kami mengirimkan kembali surat pengajuan perbaikan dan normalisasi untuk daerah aliran Sungai Cipelang ini. Yang terpenting, surat pengajuan ini juga sudah disertai dengan dokumen resmi berisi izin dan dukungan penuh dari seluruh warga yang tinggal di sekitar aliran sungai,” ujar Panji Purnama Cahyana penuh optimisme.
Dukungan Penuh dan Apresiasi dari Kecamatan
Senada dengan Kepala Desa, Camat Gunungguruh, Kusyana, S.IP., M.Si., memberikan dukungan moril dan birokrasi yang kuat terhadap upaya normalisasi ini. Menurutnya, pemulihan infrastruktur sungai ini sangat krusial untuk mencegah potensi erosi dan menjaga stabilitas lingkungan di wilayahnya.
Kusyana juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, terutama masyarakat sekitar yang telah aktif dan peduli menyuarakan isu lingkungan ini dengan cara yang sangat konstruktif.
“Tenu kami dari pihak kecamatan sangat mendukung penuh upaya ini agar semua kondisi di lapangan bisa segera membaik kembali. Kami sangat mengapresiasi gerak cepat dan kepedulian dari berbagai pihak, terutama masyarakat sekitar yang terus memberikan masukan positif, pihak desa yang responsif, hingga jajaran UPTD PSDA Provinsi Jabar yang terbuka menerima aspirasi warga,” ungkap Kusyana.
UPTD PSDA Jabar Siap Maksimalkan Pengajuan Anggaran ke Provinsi
Di sisi lain, respons terbuka dan suportif juga ditunjukkan oleh pihak UPTD PSDA WS Cisadea-Cibareno. Perwakilan dinas menyatakan bahwa mereka kini sedang menunggu kelengkapan administrasi formal berupa surat pengajuan resmi dari pihak Desa Gunungguruh yang diketahui oleh pihak Kecamatan Gunungguruh.
Surat pengajuan yang dilengkapi dengan persetujuan murni dari warga tersebut akan menjadi dasar hukum yang kuat bagi dinas untuk mengusulkan dan memperjuangkan anggaran perbaikan ke tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami menyambut baik inisiatif dari Pak Kades, Pak Camat, dan utamanya aspirasi dari masyarakat sekitar. Begitu berkas diterima, tim kami akan memaksimalkan seluruh proses analisis teknis dan administrasinya untuk diajukan ke tingkat provinsi. Semoga apa yang menjadi harapan besar dari masyarakat Gunungguruh ini bisa segera terealisasi secepatnya,” jelas perwakilan tim UPTD PSDA WS Cisadea-Cibareno.
Rencana normalisasi Sungai Cipelang sepanjang 100 meter ini menjadi role model bagaimana suara dan kepedulian masyarakat sekitar dapat diakomodasi dengan sangat baik oleh jajaran birokrasi. Dengan adanya pelibatan izin warga secara menyeluruh, proyek perbaikan ini nantinya diprediksi akan berjalan kondusif dan memberikan dampak kemanfaatan jangka panjang bagi sektor pertanian serta keselamatan pemukiman di Kecamatan Gunungguruh.
(Red/Sp)
- Penulis: Yulius abdillah
- Editor: Redaksi Sinergi Publik

Saat ini belum ada komentar