Breaking News
light_mode
Beranda » Bencana Alam » Tebing Sungai Longsor Gerus Jalan di Kampung Cibuluh, Tim Gabungan Bojonggenteng Bersiap Evakuasi

Tebing Sungai Longsor Gerus Jalan di Kampung Cibuluh, Tim Gabungan Bojonggenteng Bersiap Evakuasi

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sukabumi dalam durasi lama kembali memicu bencana alam. Tebing Penahan Tanah (TPT) aliran sungai di Kecamatan Bojonggenteng dilaporkan ambrol tergerus longsor. Akibatnya, sebagian akses jalan pemukiman warga kini mulai terkikis dan terancam terputus.
Berdasarkan data resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari (22/05/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Petaka runtuhnya tebing sungai ini tepatnya melanda wilayah Kampung Cibuluh RT 025/RW 10, Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.
Kronologi dan Dampak Kerusakan di Lapangan
Kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak malam hari membuat struktur tanah di sekitar TPT sungai menjadi labil. Karena tidak kuat menahan hantaman debit air yang meningkat, tebing pembatas sungai akhirnya mengalami longsor.
Material longsoran tebing tidak hanya menyumbat aliran air, tetapi juga mengikis fondasi jalan yang berada tepat di atasnya. Saat ini, sebagian badan jalan di Kampung Cibuluh dilaporkan telah terkikis sehingga sangat membahayakan keselamatan warga maupun pengendara yang melintas. Meskipun demikian, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa subuh tersebut.
Sinergi Lintas Sektor Gerak Cepat Evakuasi Material
Menerima laporan dari warga setempat dan Pemerintah Desa (Pemdes) Bojonggenteng, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bojonggenteng langsung bergerak cepat melakukan tindakan darurat di lokasi kejadian.
Guna mempercepat penanganan, P2BK Bojonggenteng segera melakukan koordinasi dan assessment ketat di lapangan bersama unsur Pemdes Bojonggenteng, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta relawan Bareta dan warga sekitar.
“Saat ini cuaca di lokasi kejadian terpantau cerah. Tim gabungan bersama warga setempat tengah bergotong-royong melakukan evakuasi dan pembersihan material longsoran agar tidak menyumbat aliran sungai sepenuhnya,” tulis laporan resmi Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi yang diterima redaksi.
Kebutuhan Mendesak: Penanganan Darurat Butuh Bronjong
Hingga berita ini diturunkan, besarnya total kerugian materiil akibat rusaknya TPT sungai dan kikisan jalan tersebut masih berada dalam proses kajian teknis oleh pihak berwenang.
Namun, mengantisipasi adanya longsor susulan yang berpotensi memutus total akses jalan Kampung Cibuluh jika hujan kembali turun, tim lapangan mendesak adanya pengiriman bantuan logistik kedaruratan berupa bronjong (wire mesh) sesegera mungkin sebagai penahan struktur tanah yang kritis.

(YS/Sp)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less