Respon Cepat Musibah Bencana, Pemkab Sukabumi Bangun Kembali Jembatan Penghubung Bojonggaling – Cibodas
- account_circle Yulius abdillah
- calendar_month 19 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

SUKABUMI, SINERGIPUBLIK.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bergerak cepat dalam merespons dampak musibah bencana alam di wilayah Kecamatan Bojonggenteng. Sebuah jembatan lingkungan yang ambruk akibat bencana kini mulai dibangun kembali demi memulihkan akses mobilitas serta percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
Jembatan vital ini merupakan jalur penghubung perbatasan antara dua desa, yakni Desa Bojonggaling dan Desa Cibodas. Lokasi pembangunan tepatnya berada di Kampung Pasir Bentik RT 001/RW 001, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Pembangunan jembatan lingkungan tersebut dibiayai melalui alokasi Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan nomor SPK: 000.3/1937/BID.KL-BT/2026, proyek ini menyerap anggaran senilai Rp 187.871.000,00 dengan masa pelaksanaan 45 hari kalender yang dikerjakan oleh penyedia jasa CV. Makmur Jaya.

Apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng
Pembangunan kembali akses jembatan vital ini mendapat apresiasi penuh dari pihak Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng.
Plt. Camat Bojonggenteng Saep Purnama,S.IP.,M.Si.,menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Sukabumi beserta jajaran Pemkab Sukabumi atas respons cepat penanganan bencana di wilayahnya.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati beserta jajaran yang telah merespons cepat kejadian bencana yang ada di Bojonggenteng. Sehingga dalam waktu yang relatif tidak lama, jembatan tersebut dapat kembali dibangun,” ujar Plt. Camat Bojonggenteng saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).
“Jembatan ini merupakan akses yang sangat penting bagi warga masyarakat Kecamatan Bojonggenteng, khususnya warga Desa Bojonggaling dan Desa Cibodas, untuk bisa kembali memanfaatkan jalan alternatif tersebut. Mudah-mudahan pada pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Pekerjaan Ditargetkan Selesai Tepat Waktu
Pantauan di lokasi pada Rabu (29/7/2026), proses pengerjaan fisik jembatan sudah mulai berjalan intensif. Menurut salah satu pekerja di lapangan, Yuyun Yunus (45), aktivitas pengerjaan telah memasuki hari ketiga sejak dimulai pada Senin, 27 Juli 2026.
“Pembangunan pekerjaan jembatan ini sudah kami laksanakan. Mudah-mudahan hasilnya bagus sesuai kualitas yang diharapkan dan pekerjaannya bisa diselesaikan secepatnya agar dapat digunakan oleh masyarakat, karena jalur tersebut memang sangat penting untuk akses perekonomian warga,” ujar Yuyun.
Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Lapangan Kegiatan, Raja Ismatullah, menegaskan komitmennya untuk mengawal kualitas fisik jembatan agar kokoh dan tahan lama.
“Bahwa pembangunan jembatan penghubung antara dua desa tersebut akan dikerjakan secepatnya dengan kualitas terbaik sesuai dengan anggaran yang dialokasikan. Hasil pekerjaannya kita pastikan sesuai yang diharapkan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Akan saya pantau terus pekerjaannya sampai selesai,” tegas Raja.
Warga dan Tokoh Pemuda Sambut Antusias
Pembangunan kembali jembatan ini disambut hangat oleh warga setempat. Pasalnya, sejak jembatan tersebut ambruk, aktivitas harian warga sempat terganggu dan harus menempuh rute memutar yang cukup jauh.
Ketua Karang Taruna Desa Bojonggaling sekaligus tokoh pemuda setempat, Hasanuddin Andasah (40), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.
“Alhamdulillah, kami selaku warga masyarakat sangat bangga dan menyambut baik pembangunan jembatan yang ambruk beberapa hari ke belakang. Jembatan ini sangat bermanfaat sekali untuk mempermudah dan mempercepat aktivitas warga serta para petani sehari-hari, baik menuju pabrik, pasar, maupun pesawahan,” ungkap Hasanuddin.
“Harapan kami jembatan secepatnya selesai sehingga kami bisa mengefisienkan waktu. Sebab kalau lewat jalan lain harus memutar jauh, kalau pakai jalan ini jauh lebih cepat sampai,” pungkasnya.
(Reporter:Liong)
- Penulis: Yulius abdillah
- Editor: Redaksi Sinergi Publik
- Sumber: Tim Redaksi Biro Sukabumi

Saat ini belum ada komentar