Wujud Syukur Atas Nikmat Allah, Haji Erwin Gandeng Warga Bojonggenteng dalam Harmoni Berbagi
- account_circle Yulius abdillah
- calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Momentum menjelang Hari Raya Idul Adha selalu menjadi potret indah untuk memperkuat tali asih dan kesalehan sosial antarsesama. Semangat religius inilah yang terpancar nyata dalam aksi kemanusiaan yang digagas oleh tokoh masyarakat, Haji Erwin, di wilayah Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.
Dengan penuh kehangatan, Haji Erwin menggelar program bertajuk “Tebar Kebaikan” dengan membagikan paket santunan langsung kepada warga masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran program sosial ini sontak mendatangkan rona bahagia dan rasa suka cita yang mendalam bagi warga, khususnya jajaran masyarakat Anaba, Desa Bojonggenteng.
Untaian Doa Syukur, Jumlah Hewan Kurban, dan Bakti Mulia untuk Mertua
Aktivitas pembagian santunan yang berlangsung tertib tersebut diselimuti suasana khidmat dan haru. Di hadapan warga, Haji Erwin tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Sambil berkaca-kaca, ia mengungkapkan bahwa aksi berbagi ini murni lahir dari panggilan jiwa serta kewajiban moral sebagai seorang Muslim yang diamanahi rezeki lebih oleh Sang Pencipta.
“Alhamdulillah, tiada kata yang patut terucap selain rasa syukur yang sedalam-dalamnya kepada Allah SWT. Segala nikmat, kesehatan, dan kelapangan rezeki yang Allah titipkan kepada kami, sejatinya ada hak sebagian warga di dalamnya. Menjelang hari raya kurban ini, kami ingin bersuka cita bersama masyarakat,” ungkap Haji Erwin dengan nada penuh keharuan.
Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H kali ini, Haji Erwin secara khusus menyiapkan hewan kurban dalam jumlah yang cukup besar, yakni 3 ekor sapi dan 17 ekor domba. Seluruh hewan kurban tersebut didistribusikan secara meluas ke setiap wilayah dan diserahkan langsung kepada sanak saudara serta kerabat dekatnya. Langkah ini diambil guna mempererat tali silaturahmi dan memastikan kebahagiaan hari raya dapat dirasakan merata oleh keluarga besar.
Di balik itu, air mata syukur Haji Erwin tumpah karena dirinya diberikan kemampuan oleh Allah SWT untuk bisa mengurnankan hewan pilihan tersebut yang diniatkan atas nama kedua orang tua mertuanya. Bagi Haji Erwin, ini adalah bentuk penghormatan, kasih sayang, dan bakti tulusnya sebagai seorang menantu kepada orang tua yang telah membesarkan istrinya.
Melihat senyum bahagia di wajah para orang tua dan warga Bojonggenteng saat menerima bantuan, ditambah kelancaran niat mulia untuk menghadiahkan kurban bagi keluarga besarnya, menjadi sebuah kebahagiaan batin yang tidak bisa dinilai dengan materi apa pun.
Warga Anaba Apresiasi Kepedulian Nyata
Di sisi lain, masyarakat Anaba Desa Bojonggenteng menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kebaikan yang diulurkan oleh Haji Erwin. Bagi warga, bantuan ini dirasa sangat tepat sasaran dan membantu ketahanan dapur keluarga di tengah persiapan menyambut hari raya keagamaan.
“Kami sangat bersyukur dan merasa sangat diperhatikan oleh Pak Haji Erwin. Beliau bukan hanya sosok yang dermawan, tapi juga rendah hati dan mau turun langsung merangkul kami di bawah. Semoga kebaikan beliau dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujar salah satu perwakilan warga setempat dengan tulus.
Secara terpisah, redaksi Sinergi Publik memandang langkah nyata yang ditunjukkan oleh Haji Erwin merupakan korelasi penting mengenai esensi sejati dari ibadah kurban dan Idul Adha. Ibadah ini tidak hanya membangun kesalehan ritual secara vertikal kepada Allah SWT (Hablum Minallah), tetapi juga mengokohkan kesalehan sosial secara horizontal kepada sesama manusia (Hablum Minannas).
Melalui aksi tebar kebaikan, pembagian hewan kurban di setiap wilayah, dan niat suci untuk keluarga ini, diharapkan ikatan ukhuwah islamiyah serta kekeluargaan di wilayah Bojonggenteng semakin kokoh, serta mampu memantik para agniya (orang kaya) lainnya di Kabupaten Sukabumi untuk turut bergerak bersama dalam mengentaskan kesulitan ekonomi masyarakat di lingkungannya masing-masing.
(TimRed)
- Penulis: Yulius abdillah
- Editor: Redaksi Sinergi Publik

Saat ini belum ada komentar