Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Dokumen Negara Berbicara: Kasus Pdt. Horas Sarat Kejanggalan, Dugaan Kriminalisasi Menguat

Dokumen Negara Berbicara: Kasus Pdt. Horas Sarat Kejanggalan, Dugaan Kriminalisasi Menguat

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak

PEMATANGSIANTAR, SINERGI PUBLIK — Polemik hukum yang menjerat Pdt. Horas Sianturi kini memasuki fase krusial. Mencuatnya sejumlah dokumen resmi ke publik memicu pertanyaan serius mengenai integritas proses penanganan perkara, mulai dari tahap penyelidikan hingga pengabaian mekanisme perdamaian (Restorative Justice).

Sorotan publik kian tajam setelah jemaat Gereja Cahaya Kemuliaan melayangkan surat terbuka kepada Presiden RI, DPR, dan institusi pengawas kejaksaan. Mereka mendesak adanya atensi khusus terhadap dugaan kejanggalan yang dinilai mencederai prinsip keadilan substantif.

Cacat Prosedur dan Administrasi yang Janggal

Salah satu poin kunci yang menjadi sorotan adalah Berita Acara Serah Terima Sertifikat tertanggal 5 Maret 2025 dari Kejaksaan Negeri Simalungun. Dokumen tersebut mencatat penyerahan sah Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) oleh Pdt. Horas kepada kejaksaan.

Penyerahan yang dilakukan secara terbuka dan administratif ini memunculkan tanda tanya besar: Apa dasar kuat tuduhan pidana penggelapan jika objek perkara berada dalam penguasaan hukum yang sah?

Tak hanya itu, rangkaian surat panggilan kepolisian sepanjang 2023-2024 menunjukkan adanya indikasi maladministrasi. Pdt. Horas dilaporkan langsung dipanggil sebagai tersangka tanpa melalui tahap klarifikasi saksi, ditambah adanya kejanggalan teknis seperti pengiriman dua surat dalam satu amplop serta perbedaan nomor laporan polisi.

Perdamaian Diabaikan, Pidana Dipaksakan?

Fakta mengejutkan terjadi pada 12 Maret 2026, di mana kedua belah pihak sebenarnya telah menandatangani kesepakatan damai. Dalam dokumen tersebut, sengketa diakui hanya sebagai kesalahpahaman tanpa niat jahat (mens rea). Seluruh laporan dan gugatan telah dicabut.

Namun, meski jalur perdata dan perdamaian sudah ditempuh, proses pidana tampak terus bergulir. Hal ini memperkuat dugaan adanya pergeseran paksa ranah perdata ke pidana (kriminalisasi).

Isu “Uang Damai” Rp500 Juta Menyita Perhatian

Isu paling sensitif yang kini menjadi bola panas adalah dugaan permintaan uang sebesar Rp500 juta dalam proses penyelesaian melalui Restorative Justice. Praktik ini disebut-sebut terjadi di hadapan sejumlah pejabat kejaksaan. Jika terbukti, hal ini bukan saja melanggar hukum, tetapi juga meruntuhkan wibawa institusi penegak hukum.

Desakan Evaluasi Menyeluruh

Menanggapi carut-marut kasus ini, publik mendesak adanya langkah konkret dari pihak terkait:

Kejaksaan Agung: Melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum yang terlibat.

DPR RI: Menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses hukum yang dinilai non-proporsional.

Transparansi Publik: Memastikan proses hukum tidak menjadi alat kepentingan pihak tertentu.

Ujian Integritas Hukum Nasional

Kasus Pdt. Horas kini menjadi cermin bagi penegakan hukum di Indonesia. Apakah prosedur dijalankan secara bersih, atau sekadar formalitas untuk menjerat target tertentu? Keadilan bukan hanya soal putusan akhir, melainkan tentang proses yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

(Rd/Sp)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Puasa PP MIO Indonesia Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi

    Buka Puasa PP MIO Indonesia Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JAKARTA, sinergipublik.com – Pimpinan Pusat Media Independen Online Indonesia (PP MIO Indonesia) menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Sagolicious Cafe & Resto, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (14/3/2026). Selain sebagai ajang berbagi di bulan suci Ramadhan, acara ini menjadi panggung penguatan internal dan perumusan arah strategis organisasi pers tersebut. Acara yang […]

  • Menjelang Hari Tani, Aktivis Imbau Peserta Aksi Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Hindari Anarkisme

    Menjelang Hari Tani, Aktivis Imbau Peserta Aksi Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Hindari Anarkisme

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 69
    • 0Komentar

    JAKARTA, SINERGIPUBLIK.COM — Menjelang peringatan Hari Tani, para aktivis mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok petani, mahasiswa, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk menjadikan momentum tersebut sebagai ruang menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Imbauan tersebut disampaikan oleh salah seorang aktivis, Putra, dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Ia menegaskan bahwa momentum […]

  • Dorong Ekonomi Warga, Bupati Sukabumi Minta Warungkiara Kembangkan Sektor Pangan dan Paket Wisata Terpadu

    Dorong Ekonomi Warga, Bupati Sukabumi Minta Warungkiara Kembangkan Sektor Pangan dan Paket Wisata Terpadu

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 71
    • 0Komentar

    WARUNGKIARA, SINERGIPUBLIK.COM — Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mendorong Pemerintah Kecamatan Warungkiara untuk mengembangkan potensi pariwisata daerah sekaligus memperkuat sektor pangan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat setempat. Arahan tersebut disampaikan Bupati saat melepas kegiatan Jalan Santai dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 di Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Sabtu (12/9/2026). Dalam sambutannya, Bupati […]

  • Sinergi Bupati Sukabumi dan BAZNAS: Wujudkan “Sukabumi Mubarkah” Lewat Aksi Nyata Bantu Warga

    Sinergi Bupati Sukabumi dan BAZNAS: Wujudkan “Sukabumi Mubarkah” Lewat Aksi Nyata Bantu Warga

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 358
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Sinergipublik.Com– Slogan “Sukabumi Mubarkah” dibuktikan bukan sekadar jargon belaka. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (Asjaf), bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi menunjukkan kepedulian nyata dengan merespons cepat kondisi warga yang tengah terhimpit kesulitan ekonomi. Respons Cepat BAZNAS dan Bantuan Tepat Sasaran Peran BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah dinilai sangat krusial, terutama […]

  • Limbah Kain Picu Kebakaran Rumah di Cibodas Bojonggenteng, Kerugian Capai Rp10 Juta

    Limbah Kain Picu Kebakaran Rumah di Cibodas Bojonggenteng, Kerugian Capai Rp10 Juta

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 287
    • 0Komentar

    BOJONGGENTENG, SINERGIPUBLIK.COM – Sebuah insiden kebakaran melanda rumah warga di Kampung Lembursawah, RT 12/002, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (14/03/2026). Rumah yang terdampak diketahui milik Siti Nurhayati (30). Peristiwa yang terjadi di tengah cuaca terik musim kemarau ini sempat mengejutkan warga sekitar. Namun, berkat aksi tanggap dan gotong royong warga setempat, api […]

  • MIO Sukabumi Raya Kecam Pernyataan Arogan Oknum Organisasi Pers: “Bukan Hakim, Stop Intimidasi Jurnalis!”

    MIO Sukabumi Raya Kecam Pernyataan Arogan Oknum Organisasi Pers: “Bukan Hakim, Stop Intimidasi Jurnalis!”

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI, sinergipublik.com – Gaduh di media sosial terkait beredarnya video kegiatan Safari Jurnalis memantik reaksi keras dari jajaran pengurus Media Independen Online (MIO) Sukabumi Raya. Dalam video tersebut, terdapat oknum pembicara yang mengeluarkan pernyataan tendensius, provokatif, serta terkesan “menghakimi” legalitas jurnalis dan media yang bertugas di lapangan. Menyikapi hal itu, DPD MIO Sukabumi Raya menilai pernyataan […]

expand_less