Breaking News
light_mode
Beranda » Agraria » Diserang Saat Azan Maghrib, Pondok Warga Dibakar dan Musholla Dihancurkan di Lahan Eks HGU 366 Hektar

Diserang Saat Azan Maghrib, Pondok Warga Dibakar dan Musholla Dihancurkan di Lahan Eks HGU 366 Hektar

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

ASAHAN, SINERGI PUBLIK — Ketegangan menyelimuti Desa Padang Sari, Kabupaten Asahan. Di tengah kumandang azan Maghrib, kawasan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) seluas 366 hektar mendadak mencekam setelah terjadi aksi penyerangan massal yang diduga dilakukan oleh pihak korporasi BSP, Senin malam (18/05/2026).
Insiden anarkis tersebut mengakibatkan sejumlah pondok milik masyarakat hangus dibakar, serta fasilitas ibadah berupa musholla warga dilaporkan turut dihancurkan. Peristiwa ini sontak memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga yang selama ini bertahan di lahan konflik tersebut.
Abaikan Imbauan Kapolsek, Bentrokan Pecah
Menurut keterangan warga dan Kuasa Hukum masyarakat, Akhmat Saipul Sirait, sekelompok massa yang diduga dari pihak perusahaan mendatangi lokasi secara berbondong-bondong. Situasi di lapangan yang semula tegang langsung memanas hingga berujung pada adu mulut dan aksi perusakan.
Padahal, sebelum insiden tersebut pecah, pihak kuasa hukum mengaku telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk mengantisipasi adanya potensi konflik horizontal di lapangan.
“Kami sebelumnya sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek. Kapolsek menyampaikan bahwa beliau telah memerintahkan anggota turun ke lapangan dan meminta pihak BSP mundur demi mencegah bentrokan,” ungkap Akhmat Saipul Sirait kepada awak media.
“Namun sangat kami sayangkan, imbauan (kepolisian) tersebut diduga tidak diindahkan, hingga akhirnya terjadi adu mulut antara masyarakat dan pihak BSP yang kemudian berujung pada pembakaran pondok serta penghancuran musholla warga,” lanjutnya dengan nada kecewa.
Soroti Lemahnya Penegakan Hukum
Lebih lanjut, Akhmat Saipul Sirait menyayangkan lambatnya penanganan hukum pada konflik serupa yang pernah terjadi sebelumnya dan bahkan sempat memakan korban dari pihak masyarakat. Ia menilai, pembiaran ini membuat oknum-oknum tertentu merasa kebal hukum.
“Korban kami pada kejadian sebelumnya sampai hari ini kasusnya belum selesai dan para pelakunya masih berkeliaran bebas. Kini kejadian serupa terulang. Inilah akibat ketika persoalan hukum tidak direspons dengan tegas, peristiwa serupa akan terus terjadi karena mereka seolah-olah merasa kebal hukum,” cecar Akhmat Saipul.
Dirinya menegaskan, tindakan pembakaran dan perusakan tempat ibadah ini bukan lagi sekadar perkara sengketa lahan biasa, melainkan sudah masuk ke ranah tindak pidana murni yang mencederai nilai kemanusiaan.
“Ketika pondok rakyat dibakar dan musholla dihancurkan, maka itu bukan lagi soal sengketa tanah semata. Ini sudah menyangkut rasa kemanusiaan dan penghormatan terhadap tempat ibadah. Negara tidak boleh kalah oleh kekuatan modal dan tindakan arogan seperti ini. Kami bersama masyarakat tidak akan mundur mempertahankan hak,” tegasnya.
Masyarakat Desak Komnas HAM dan Instansi Terkait Turun Tangan
Pasca-kejadian, warga Desa Padang Sari mendesak aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga Komnas HAM untuk segera turun ke lapangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Warga berharap hukum dapat hadir secara objektif untuk memberikan perlindungan bagi rakyat kecil yang selama ini hidup dalam bayang-bayang ketakutan dan intimidasi.
Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi maupun tanggapan dari pihak manajemen BSP ataupun Polres Asahan terkait dugaan penyerangan dan perusakan tersebut. Tim media Sinergi Publik masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

(Edo/Sp)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Tahun Petani Sukabumi Tertipu Pupuk Palsu, Mafia Nutrisi Tanaman Terancam KUHP Baru 2026!

    Belasan Tahun Petani Sukabumi Tertipu Pupuk Palsu, Mafia Nutrisi Tanaman Terancam KUHP Baru 2026!

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK.COM — Sebuah skandal besar yang mengancam kedaulatan pangan di Kabupaten Sukabumi akhirnya terbongkar. Selama lebih dari satu dekade, ribuan petani diduga telah menjadi korban penipuan sistematis peredaran pupuk NPK palsu. Tak tanggung-tanggung, hasil uji laboratorium dari IPB University mengungkap bahwa produk yang beredar di pasaran hanyalah “sampah industri” yang dikemas menyerupai pupuk […]

  • Ratusan Wartawan Sukabumi Geruduk Kejari, tuntut informasi publik kemerdekaan PERS, dan Copot Kasi Intel

    Ratusan Wartawan Sukabumi Geruduk Kejari, tuntut informasi publik kemerdekaan PERS, dan Copot Kasi Intel

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 113
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGIPUBLIK – Ratusan jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Jurnalis Sukabumi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi pada Senin (24/08/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas dinilai minimnya keterbukaan informasi publik serta dugaan tindakan diskriminatif terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik. Massa aksi menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki peran […]

  • Harapan Besar dari Bojonggenteng: Mengawal Marwah Pendidikan dan Menanti Kehadiran Lembaga Olahraga

    Harapan Besar dari Bojonggenteng: Mengawal Marwah Pendidikan dan Menanti Kehadiran Lembaga Olahraga

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 143
    • 0Komentar

    ‏BOJONGGENTENG, SINERGI PUBLIK — Meski riuh rendah perlombaan siswa sekolah dasar di Kecamatan Bojonggenteng telah berlalu tiga minggu silam, namun kesan yang ditinggalkan tetap membekas indah. Kegiatan tahun ini bukan sekadar tentang siapa yang membawa pulang piala, melainkan tentang ketulusan pengabdian para guru dalam menjaga nyala api prestasi anak didik mereka. Di balik kesuksesan tersebut, terselip […]

  • MIO Apresiasi Lompatan Kinerja Disdagin : Catatan Program Kinerja 2 Tahun, Menuju Era Ekonomi Mubarokah

    MIO Apresiasi Lompatan Kinerja Disdagin : Catatan Program Kinerja 2 Tahun, Menuju Era Ekonomi Mubarokah

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 120
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGIPUBLIK.COM — Laju perekonomian di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan tren positif yang menggembirakan dari tahun lalu hingga memasuki pertengahan tahun ini. Di balik ketahanan ekonomi daerah yang tangguh ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi memegang peran krusial. Di bawah kepemimpinan Kepala Disdagin, Dani Tarsoni, S.T., M.T., instansi ini bergerak dinamis menetapkan langkah-langkah strategis […]

  • Gaza Sambut Idulfitri dalam Kepungan Krisis Ekonomi dan Blokade Bantuan

    Gaza Sambut Idulfitri dalam Kepungan Krisis Ekonomi dan Blokade Bantuan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    GAZA, Sinergipublik.com – Suasana Idulfitri di Jalur Gaza tahun ini dipenuhi dengan keprihatinan mendalam. Di tengah gema takbir, warga Palestina terpaksa merayakan hari kemenangan di bawah bayang-bayang krisis ekonomi yang parah serta tersendatnya pasokan kebutuhan pokok di perbatasan. Berdasarkan laporan media setempat, Shehab, pada Selasa (17/3), kondisi di pintu perbatasan Rafah masih mengalami hambatan besar. […]

  • Dorong Efisiensi Peternak dan Pasar MBG, H. Budi Siapkan Skema Pendampingan BUMDes Cikidang

    Dorong Efisiensi Peternak dan Pasar MBG, H. Budi Siapkan Skema Pendampingan BUMDes Cikidang

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 80
    • 0Komentar

    CIKIDANG, SINERGIPUBLIK.COM – Tantangan pemasaran komoditas hasil peternakan warga serta optimalisasi potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Cikidang mendapat perhatian serius dari tokoh masyarakat sekaligus calon Kepala Desa Cikidang, H. Budi. Saat ditemui usai menghadiri Bimbingan Teknis “Optimalisasi Potensi Lokal Melalui Pengembangan Unit Usaha BUMDes” di Aula Kecamatan Cikidang, H. Budi menegaskan komitmennya […]

expand_less