SPPG Citamiang Beri Klarifikasi Resmi Terkait Menu MBG di SDN CBM Pakujajar Sukabumi
- account_circle Yulius abdillah
- calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

- SUKABUMISinergipublik.com– Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Citamiang memberikan klarifikasi resmi menanggapi isu menu Makanan Bergizi (MBG) yang sempat viral di media sosial. Pihak pengelola memastikan telah menjalin komunikasi intensif dengan orang tua murid dan pihak sekolah SDN CBM Pakujajar untuk mengevaluasi kualitas layanan dan standar operasional prosedur (SOP) distribusi.
Komitmen Evaluasi dan Transparansi
Kepala SPPG Citamiang, Ali Muhammad, menyatakan bahwa keluhan yang disampaikan orang tua murid merupakan masukan krusial bagi keberlangsungan program. Pihaknya mengaku telah turun langsung untuk menjembatani komunikasi antara penyedia dan penerima manfaat.
“Kami telah berkomunikasi langsung dengan orang tua murid dan pihak sekolah. Keluhan tersebut merupakan dasar bagi kami untuk memperbaiki sistem kerja di dapur pusat agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Ali pada Rabu (18/3/2026).
Penjelasan Terkait Kualitas Bahan dan Distribusi
Dalam keterangannya, Ali menanggapi dua poin utama yang menjadi sorotan publik:
-
Kualitas Buah: Ali mengakui adanya ketidaksengajaan dalam distribusi buah (semangka) yang belum matang sempurna. Hal ini dipicu oleh tantangan logistik dalam mengelola bahan baku untuk 3.000 penerima manfaat.
-
Keamanan Pangan: Terkait video temuan bangkai cicak, pihak SPPG menegaskan bahwa benda tersebut ditemukan di luar wadah makanan yang telah terbungkus plastik, bukan di dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Meski demikian, tindakan preventif berupa penggantian menu langsung dilakukan di lokasi saat kejadian terdeteksi.
Langkah Perbaikan ke Depan
Menyikapi tantangan dalam penyediaan bahan baku berskala besar, SPPG Citamiang akan memperketat proses quality control (QC), terutama pada tahap pemilahan bahan oleh relawan.
| Aspek Evaluasi | Langkah Perbaikan |
| Penyediaan Bahan | Pengetatan standar pemilahan buah dan sayur dari pemasok. |
| Proses Distribusi | Optimalisasi jadwal pengantaran untuk menghindari keterlambatan. |
| Kinerja Relawan | Edukasi dan pengawasan ekstra pada tahap pengemasan akhir. |
Permohonan Maaf kepada Publik
Menutup klarifikasinya, Ali Muhammad menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada orang tua murid dan para siswa di SDN CBM Pakujajar. Ia menegaskan bahwa pihak SPPG Citamiang berkomitmen penuh untuk menjalankan program MBG sesuai dengan standar gizi dan keamanan pangan yang ditetapkan pemerintah.
“Kami meminta maaf jika pelayanan kami belum sepenuhnya memenuhi harapan. Kami berkomitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan demi memberikan yang terbaik bagi kesehatan siswa,” pungkasnya
(Rd/SP)
Sumber: MioKabupatenSukabumi
- Penulis: Yulius abdillah

Saat ini belum ada komentar