Breaking News
light_mode
Beranda » Kontrol Sosial » Kritik Pedas MIO Sukabumi: Kadis PU Dinilai ‘Gagap’ dan Tak Kuasai Masalah Dasar Instansinya!

Kritik Pedas MIO Sukabumi: Kadis PU Dinilai ‘Gagap’ dan Tak Kuasai Masalah Dasar Instansinya!

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Sorotan tajam dan kecaman keras mewarnai pertemuan dengar pendapat antara Pengurus Daerah Media Independen Online (MIO) Indonesia Sukabumi Raya dengan jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Senin (11/05/2026).
Ketua PD MIO Sukabumi Raya, Purwanto, S.H., secara terang-terangan menilai Kepala Dinas PU terbukti tidak menguasai seluk-beluk tugas dan persoalan krusial di instansi yang dipimpinnya sendiri.
Kadis PU Dinilai ‘Gagap’ Materi
Purwanto mengungkapkan rasa heran sekaligus kekecewaan mendalam atas sikap pimpinan tertinggi Dinas PU tersebut. Sepanjang jalannya pertemuan, Kepala Dinas dinilai tidak mampu memberikan jawaban yang jelas dan meyakinkan terhadap berbagai persoalan yang diajukan.
Setiap kali pertanyaan tajam menyentuh inti permasalahan—mulai dari kejanggalan anggaran, kualitas pekerjaan yang buruk, hingga kerusakan jalan yang terus berulang—Kepala Dinas justru selalu melempar tanggung jawab jawaban kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun Sekretaris Dinas (Sekdis).
“Ini sungguh memalukan dan sangat ironis. Kami hadir untuk mendengar penjelasan langsung dari pemegang kendali tertinggi. Namun kenyataannya, pimpinan justru terus melempar ke bawah. Ini bukti nyata: seolah-olah Kepala Dinas tidak tahu apa yang dikerjakan bawahannya atau memang sejak awal tidak paham kondisi lapangan,” tegas Purwanto

     Kami Datang Bawa Aspirasi Rakyat, Bukan Minta Proyek!
Dalam kesempatan itu, Purwanto kembali menegaskan bahwa kehadiran MIO sepenuhnya didasari oleh keluhan nyata masyarakat yang selama ini menanggung dampak buruk pembangunan yang dinilai “hanya awet seumur jagung”. Ia juga memperingatkan agar kehadiran media tidak disalahartikan oleh pihak birokrasi.
“MIO hadir sebagai penyambung lidah rakyat. Kami tegaskan: kami tidak datang meminta-minta anggaran, tidak pula mengemis jatah proyek! Kami datang menuntut keterbukaan dan pertanggungjawaban atas uang rakyat. Jika pimpinannya saja tak mampu memberi jawaban, maka mutu pengawasan dinas ini patut dipertanyakan habis-habisan,” tandasnya.
Tutup Pintu Konfirmasi Lisan, MIO Segera Turun ke Lapangan
Karena menilai jawaban dari pihak Dinas PU—baik dari PPK maupun Sekdis—hanya berputar-putar dan bertolak belakang dengan fakta di lapangan, Purwanto akhirnya memutuskan untuk menutup ruang diskusi lisan. Ia menganggap pembicaraan di dalam ruangan tersebut sudah tidak lagi produktif.
“Bahasa yang mereka gunakan hanya berisi alasan berbelit dan jauh dari kenyataan. Oleh sebab itu, kami tidak butuh lagi konfirmasi kata-kata. Saya sudah perintahkan tim penelusuran MIO untuk segera turun ke lapangan, teliti bukti fisik, dan uji kesesuaiannya dengan data di atas kertas,” pungkas Purwanto penuh tekad.
MIO memastikan akan melanjutkan gerakan bedah kinerja terhadap dinas-dinas lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi demi memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara amanah dan transparan.

(Tim Red)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less