Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Ketum PWSI Djunaedi Tanjung Pasang Badan : Wartawan Jangan Down Mental, Kawal Negara dari Koruptor!

Ketum PWSI Djunaedi Tanjung Pasang Badan : Wartawan Jangan Down Mental, Kawal Negara dari Koruptor!

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sukabumi, Sinergipublik.com— Di tengah derasnya sorotan publik terhadap profesi kewartawanan belakangan ini, Ketua Umum Persatuan Wartawan Sejahtera Indonesia (PWSI), Djunaedi Tanjung, memberikan pernyataan keras dan menohok. Beliau meminta seluruh jurnalis di tanah air, khususnya yang bertugas di daerah, untuk tidak berkecil hati apalagi mengalami penurunan mental akibat munculnya kasus yang melibatkan oknum jurnalis.

​Djunaedi Tanjung menegaskan bahwa keberadaan oknum merupakan fenomena yang bisa terjadi di institusi atau profesi mana pun. Ulah satu oknum tidak boleh mencoreng dedikasi jutaan jurnalis yang bekerja dengan penuh integritas dan keberanian di lapangan.

​Jangan Surut Mental, Tugas dan Fungsi Jurnalis Sangat Jelas

​Sorotan media yang kerap memunculkan sentimen negatif akibat perbuatan oknum pers dinilai tak boleh melemahkan pergerakan wartawan. Menurut Djunaedi Tanjung, jurnalis memiliki landasan hukum dan fungsi yang kokoh dalam sistem demokrasi.

“Oknum di mana pun pasti ada! Jangan hanya karena tindakan salah satu oknum wartawan, mental jurnalis lain yang berjuang di lapangan jadi turun. Tugas, pokok, dan fungsi (Tupoksi) jurnalis itu jelas dan dilindungi hukum. Tetap solid, tegakkan kepala, dan profesional!” tegas Ketum PWSI, Djunaedi Tanjung.

​Beliau menambahkan bahwa soliditas antar-sesama wartawan menjadi kunci utama agar pers tidak mudah diintervensi atau diintimidasi oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini demi meruntuhkan wibawa media.

​Jaga Marwah Kode Etik Jurnalistik di Lapangan

​Integritas adalah benteng pertahanan terbaik bagi seorang jurnalis. Djunaedi Tanjung mengimbau seluruh wartawan untuk terus merapatkan barisan dan kembali pada koridor profesionalisme. Menjaga marwah profesi hanya bisa dilakukan dengan menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

• ​Profesionalisme Tinggi: Menyajikan berita berdasarkan fakta yang terverifikasi, berimbang, dan tidak beritikad buruk.
• ​Independensi Jurnalis: Memastikan berita yang dipublikasikan murni demi kepentingan umum, bukan atas pesanan atau tekanan pihak tertentu.

• ​Ketaatan Hukum: Melindungi diri dan publik dengan mematuhi batasan etika yang berlaku dalam dunia pers.

​Benteng Garda Depan: Kawal Rakyat dan Babat Habis Koruptor

​Pesan mendalam dari Ketua Umum PWSI ini juga menggarisbawahi peran vital pers sebagai pilar utama pembela rakyat. Wartawan dipanggil untuk terus berani menyuarakan kebenaran dan menjadi garda terdepan dalam melawan segala bentuk kejahatan yang merugikan bangsa dan negara.

​Djunaedi Tanjung mengajak jurnalis di seluruh wilayah Indonesia untuk tidak ragu membongkar praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta mengawasi kebijakan publik yang berpotensi merugikan masyarakat luas.

• ​Lawan Penjahat dan Koruptor: Jangan beri ruang sedikit pun bagi para oknum pejabat atau spekulan yang ingin merusak tatanan bangsa.
• ​Kawal Transparansi: Investigasi tajam pers harus tetap menyala demi memastikan anggaran negara digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat.
• ​Lindungi Negara: Pers adalah benteng pertahanan dari pihak-pihak jahat yang mencoba merusak kedamaian dan keadilan sosial di Tanah Air.

​Bersatu Teguh, Pers Indonesia Tak Bisa Dibeli!
​Menutup seruannya, Djunaedi Tanjung mengingatkan bahwa perjuangan insan pers membutuhkan barisan yang kokoh. Persatuan para wartawan di seluruh penjuru negeri akan menjadi energi besar untuk menjaga marwah profesi sekaligus membawa perubahan positif bagi Indonesia.

​”Mari kita buktikan bahwa pers Indonesia tetap solid, berani, bermoral, dan tidak bisa dibeli oleh siapa pun. Kawal terus kebenaran demi menjaga rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia!” pungkas Djunaedi Tanjung dengan penuh semangat. 

Red.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras, Suzuki Karimun Terguling di Tol Bocimi KM 68

    Hujan Deras, Suzuki Karimun Terguling di Tol Bocimi KM 68

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BOGOR, Sinergipublik.com– Cuaca ekstrem kembali memicu kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi). Sebuah mobil Suzuki Karimun bernomor polisi B 1505 EYJ dilaporkan terguling di KM 68 A arah Sukabumi pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 15.06 WIB. Kronologi Kejadian Kecelakaan bermula saat kendaraan yang dikemudikan oleh Muhamad Salabi (47), warga Depok, melaju di lajur […]

  • Tak Kantongi PBG, Proyek Tower BTS di Parungkuda Disetop DPMPTSP Sukabumi

    Tak Kantongi PBG, Proyek Tower BTS di Parungkuda Disetop DPMPTSP Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle yuliusabdillah
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PARUNGKUDA, SINERGI PUBLIK — Ketegasan dalam menegakkan regulasi perizinan ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) secara resmi menghentikan sementara proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Kecamatan Parungkuda lantaran belum memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Drs. H. Dede Rukaya, M.M, […]

  • UPTD PSDA Sukabumi ‘Bungkam’, PD MIO Layangkan Surat Kedua dan Gandeng GASAK Kawal Skandal Sungai Cipelang!

    UPTD PSDA Sukabumi ‘Bungkam’, PD MIO Layangkan Surat Kedua dan Gandeng GASAK Kawal Skandal Sungai Cipelang!

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Sikap tidak responsif yang ditunjukkan oleh UPTD Pengelolaan Sungai Wilayah (PSDA) Sukabumi terkait dugaan pembiaran perusakan Sungai Cipelang akhirnya memicu reaksi keras. Pengurus Daerah Media Independen Online (PD MIO) Sukabumi Raya secara resmi melayangkan Surat Penegasan Kedua setelah janji hak jawab yang disepakati pada pertemuan Rabu lalu tak kunjung ditepati. Langkah ini diambil […]

  • Melaju ke Sesi 2, Yuk Dukung Raffa Akmal Luigi Wakil Sukabumi Jadi Juara Favorit Duta Olimpiade Pramuka Indonesia 2026!

    Melaju ke Sesi 2, Yuk Dukung Raffa Akmal Luigi Wakil Sukabumi Jadi Juara Favorit Duta Olimpiade Pramuka Indonesia 2026!

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 168
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK.Com – Kabar membanggakan datang dari dunia kepramukaan Kabupaten Sukabumi. Raffa Akmal Luigi, putra daerah yang mewakili Jawa Barat dalam ajang bergengsi Duta Olimpiade Pramuka Indonesia (DOPI) 2026, berhasil menembus update 10 Besar Voting Favorit Sesi 1. Keberhasilan ini membawa Raffa melangkah ke babak krusial berikutnya, yaitu Voting Favorit Sesi 2 yang akan berlangsung […]

  • Perpisahan dan Kenaikan Kelas SMP IT Al Mutaqin Berlangsung Khidmat, Dihadiri Camat Bojonggenteng dan Tokoh Masyarakat

    Perpisahan dan Kenaikan Kelas SMP IT Al Mutaqin Berlangsung Khidmat, Dihadiri Camat Bojonggenteng dan Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK.COM// Suasana penuh haru, syukur, dan kebanggaan mewarnai kegiatan Perpisahan Siswa Kelas IX dan Kenaikan Kelas SMP IT Al Mutaqin Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di halaman SMP IT Al Mutaqin, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Sabtu. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala SMP IT Al Mutaqin Dadan Hamdani, S.Pd.I., M.M., Camat Bojonggenteng […]

  • Aktivis Purwakarta Desak Pembuktian Dugaan Rp35 Miliar yang Seret Nama Bupati

    Aktivis Purwakarta Desak Pembuktian Dugaan Rp35 Miliar yang Seret Nama Bupati

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, SINERGI PUBLIK — Suhu politik di Kabupaten Purwakarta kembali memanas pasca bergulirnya polemik dugaan kerugian sebesar Rp35 miliar yang menyeret nama Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein). Kasus ini kian mendapat sorotan tajam dari aktivis lokal, Irwan Ardiansyah, yang secara terbuka mendesak adanya pembuktian yang transparan dan akuntabel di hadapan publik. Ketegangan ini mencuat menyusul […]

expand_less