Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kritik Tajam Distribusi BBM: Defiyan Cori Desak BPH Migas Efektif Awasi Kuota, Bukan Sekadar Penjara Petani SPBU

Kritik Tajam Distribusi BBM: Defiyan Cori Desak BPH Migas Efektif Awasi Kuota, Bukan Sekadar Penjara Petani SPBU

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA, SINERGI PUBLIK — Fenomena kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kembali marak di sejumlah daerah di Indonesia memicu kritik pedas dari pakar ekonomi. Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, menegaskan bahwa tanggung jawab utama atas karut-marut distribusi ini berada di tangan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), bukan pada Pertamina.

Pernyataan ini muncul menyusul terjadinya antrean panjang di berbagai SPBU, salah satunya di Kota Palangkaraya pada 8 Mei 2026 lalu, yang menunjukkan adanya sumbatan dalam sistem distribusi nasional.

Pertamina Hanya Operator, BPH Migas Sang Pengatur

Defiyan mengingatkan publik agar jernih dalam melihat struktur tata kelola migas. Sejak berlakunya UU Migas No. 22 Tahun 2001, posisi Pertamina hanyalah sebagai operator atau pelaksana di lapangan.

“BPH Migas adalah Badan Pengatur. Tugas dan kewajibannya adalah memastikan pasokan BBM, khususnya yang bersubsidi, diterima oleh masyarakat yang tepat secara tepat waktu. Publik jangan langsung menyalahkan Pertamina jika terjadi kelangkaan,” tegas Defiyan di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Kontradiksi Kuota dan Potensi Penyimpangan

Ekonom lulusan UGM ini juga menyoroti kebijakan pemerintah yang justru menurunkan kuota BBM subsidi pada tahun 2026 di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat. Tercatat, kuota Pertalite turun 6,28 persen menjadi 29,27 juta kiloliter, dan solar subsidi turun 1,32 persen.

Ditambah lagi, adanya aturan pembatasan harian maksimal 50 liter untuk kendaraan pribadi sejak 1 April 2026 dinilai menjadi pemicu kepanikan dan antrean di lapangan.

“Ketimpangan harga yang jauh antara solar subsidi dan non-subsidi sangat rawan memicu penyimpangan distribusi. BPH Migas harusnya memperketat pengawasan terhadap para pengusaha pemilik SPBU, bukan hanya menyasar pekerja kecil di lapangan,” imbuhnya.

Menanti Ketegasan Visi Asta Cita

Defiyan menekankan bahwa pengawasan distribusi BBM tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pihak Kepolisian. Polri memang memiliki kewenangan hukum, namun penentuan alokasi dan pengawasan teknis harian adalah domain mutlak BPH Migas sesuai PP Nomor 30 Tahun 2009.

Persoalan energi ini, menurut Defiyan, sangat krusial bagi stabilitas ekonomi nasional yang menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kelangkaan BBM akan mengganggu stabilitas perekonomian. Hal ini tentu bertentangan dengan semangat Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo. BPH Migas harus segera berbenah agar pelayanan distribusi ke masyarakat berjalan efektif dan efisien,” pungkasnya.

(Edo/SP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah Sukabumi Terbengkalai: Papan Selamat Datang Batas Wilayah Rusak Parah, Ketua MIO Semprot Dinas Terkait!

    Wajah Sukabumi Terbengkalai: Papan Selamat Datang Batas Wilayah Rusak Parah, Ketua MIO Semprot Dinas Terkait!

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Kondisi memprihatinkan terpantau di gerbang utama perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi, tepatnya di ruas Jalan Pelabuhan Dua. Papan nama bertuliskan “Selamat Datang” yang seharusnya menjadi identitas dan wajah daerah kini tampak rusak parah, kusam, dan terbengkalai tanpa perawatan. Kondisi ini memicu reaksi keras dari Ketua Media Independen Online (MIO) Sukabumi Raya, Purwanto. […]

  • Potensi Pidana Korupsi: BAST PSU Perumahan Cicurug Diserahterimakan, Flyover KM 22 Ternyata Fiktif!

    Potensi Pidana Korupsi: BAST PSU Perumahan Cicurug Diserahterimakan, Flyover KM 22 Ternyata Fiktif!

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Aroma tidak sedap menyeruak dari balik penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati Sukabumi Nomor 000.23.2/Kep-217-BPKAD/2025 terkait Berita Acara Serah Terima (BAST) Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos Fasum) Perumahan Griya Benda Asri (PT Anugerah Bangun Sentosa). Penerbitan SK tertanggal 17 Maret 2025 ini ditengarai bakal menyeret Bupati Sukabumi, Asep Japar (Asjap), ke […]

  • Optimalkan Pelayanan di Tengah Efisiensi Anggaran, DLH Purwakarta Ajukan Penambahan Alat Berat

    Optimalkan Pelayanan di Tengah Efisiensi Anggaran, DLH Purwakarta Ajukan Penambahan Alat Berat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Yana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, SINERGI PUBLIK — Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran secara menyeluruh. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta untuk tetap memberikan pelayanan prima dalam penanganan sampah di wilayah tersebut. Persoalan keterbatasan armada dan alat berat diakui masih menjadi tantangan utama di lapangan. Saat ini, DLH hanya […]

  • Mafia Tanah atau Salah Prosedur? Kuasa Hukum Tersangka Lahan VinFast Subang Bantah Korupsi: “Itu Hak Milik Warga

    Mafia Tanah atau Salah Prosedur? Kuasa Hukum Tersangka Lahan VinFast Subang Bantah Korupsi: “Itu Hak Milik Warga

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle RD
    • visibility 207
    • 0Komentar

    JAKARTA, SINERGIPUBLIK.COM – Tim Kuasa Hukum lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi penjualan lahan proyek pabrik mobil listrik VinFast di Subang, akhirnya angkat bicara. Mereka membantah keras konstruksi hukum yang dibangun oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang dan menyebut adanya kekeliruan mendasar dalam penetapan status tanah. Stenny Widya Asmara, SH, salah satu tim kuasa hukum, […]

  • Trump: Anggota Board of Peace Janjikan Rp84 T Demi Rekonstruksi Gaza

    Trump: Anggota Board of Peace Janjikan Rp84 T Demi Rekonstruksi Gaza

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ilham
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/ BoP) berkomitmen menggelontorkan US$5 miliar atau sekitar Rp84 triliun untuk rekonstruksi Jalur Gaza usai agresi brutal Israel. Trump menyampaikan pengumuman itu di media sosial buatannya Truth Social pada Minggu (15/2). “Pada tanggal 19 Februari 2026, saya akan kembali bergabung dengan Anggota Dewan […]

  • Forum silaturahmi organisasi kecamatan Bojonggenteng, bersama team work myrep

    Komitmen Bojonggenteng Ramah Investasi FSOK dan Sinergi Publik Kawal Pembangunan Infrastruktur Digital MyRepublic

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 323
    • 0Komentar

    sinegipublik.com, BOJONGGENTENG, SUKABUMI – Kecamatan Bojonggenteng kini membuktikan diri sebagai wilayah yang terbuka bagi kemajuan ekonomi nasional. Melalui kolaborasi antara Forum Silaturahmi Organisasi Kecamatan (FSOK) dan media Sinergi Publik, wilayah ini resmi menerapkan standarisasi “Investasi Berkeadilan” yang memberikan kepastian hukum bagi pengusaha dan perlindungan hak bagi masyarakat. Salah satu bukti nyata sinergi ini adalah masuknya […]

expand_less