Breaking News
light_mode
Beranda » Infrastruktur » Respon Cepat Musibah Bencana, Pemkab Sukabumi Bangun Kembali Jembatan Penghubung Bojonggaling – Cibodas

Respon Cepat Musibah Bencana, Pemkab Sukabumi Bangun Kembali Jembatan Penghubung Bojonggaling – Cibodas

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SUKABUMI, SINERGIPUBLIK.COM —  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bergerak cepat dalam merespons dampak musibah bencana alam di wilayah Kecamatan Bojonggenteng. Sebuah jembatan lingkungan yang ambruk akibat bencana kini mulai dibangun kembali demi memulihkan akses mobilitas serta percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Jembatan vital ini merupakan jalur penghubung perbatasan antara dua desa, yakni Desa Bojonggaling dan Desa Cibodas. Lokasi pembangunan tepatnya berada di Kampung Pasir Bentik RT 001/RW 001, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pembangunan jembatan lingkungan tersebut dibiayai melalui alokasi Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan nomor SPK: 000.3/1937/BID.KL-BT/2026, proyek ini menyerap anggaran senilai Rp 187.871.000,00 dengan masa pelaksanaan 45 hari kalender yang dikerjakan oleh penyedia jasa CV. Makmur Jaya.


Apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng
Pembangunan kembali akses jembatan vital ini mendapat apresiasi penuh dari pihak Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng.

Plt. Camat Bojonggenteng Saep Purnama,S.IP.,M.Si.,menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Sukabumi beserta jajaran Pemkab Sukabumi atas respons cepat penanganan bencana di wilayahnya.

 “Atas nama Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati beserta jajaran yang telah merespons cepat kejadian bencana yang ada di Bojonggenteng. Sehingga dalam waktu yang relatif tidak lama, jembatan tersebut dapat kembali dibangun,” ujar Plt. Camat Bojonggenteng saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

“Jembatan ini merupakan akses yang sangat penting bagi warga masyarakat Kecamatan Bojonggenteng, khususnya warga Desa Bojonggaling dan Desa Cibodas, untuk bisa kembali memanfaatkan jalan alternatif tersebut. Mudah-mudahan pada pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Pekerjaan Ditargetkan Selesai Tepat Waktu
Pantauan di lokasi pada Rabu (29/7/2026), proses pengerjaan fisik jembatan sudah mulai berjalan intensif. Menurut salah satu pekerja di lapangan, Yuyun Yunus (45), aktivitas pengerjaan telah memasuki hari ketiga sejak dimulai pada Senin, 27 Juli 2026.

“Pembangunan pekerjaan jembatan ini sudah kami laksanakan. Mudah-mudahan hasilnya bagus sesuai kualitas yang diharapkan dan pekerjaannya bisa diselesaikan secepatnya agar dapat digunakan oleh masyarakat, karena jalur tersebut memang sangat penting untuk akses perekonomian warga,” ujar Yuyun.

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Lapangan Kegiatan, Raja Ismatullah, menegaskan komitmennya untuk mengawal kualitas fisik jembatan agar kokoh dan tahan lama.

“Bahwa pembangunan jembatan penghubung antara dua desa tersebut akan dikerjakan secepatnya dengan kualitas terbaik sesuai dengan anggaran yang dialokasikan. Hasil pekerjaannya kita pastikan sesuai yang diharapkan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Akan saya pantau terus pekerjaannya sampai selesai,” tegas Raja.

Warga dan Tokoh Pemuda Sambut Antusias
Pembangunan kembali jembatan ini disambut hangat oleh warga setempat. Pasalnya, sejak jembatan tersebut ambruk, aktivitas harian warga sempat terganggu dan harus menempuh rute memutar yang cukup jauh.

Ketua Karang Taruna Desa Bojonggaling sekaligus tokoh pemuda setempat, Hasanuddin Andasah (40), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

 “Alhamdulillah, kami selaku warga masyarakat sangat bangga dan menyambut baik pembangunan jembatan yang ambruk beberapa hari ke belakang. Jembatan ini sangat bermanfaat sekali untuk mempermudah dan mempercepat aktivitas warga serta para petani sehari-hari, baik menuju pabrik, pasar, maupun pesawahan,” ungkap Hasanuddin.

 “Harapan kami jembatan secepatnya selesai sehingga kami bisa mengefisienkan waktu. Sebab kalau lewat jalan lain harus memutar jauh, kalau pakai jalan ini jauh lebih cepat sampai,” pungkasnya.

(Reporter:Liong)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memahami Fikih Zakat Fitrah: Meniti Jejak Sanad Ulama hingga Sahabat

    Memahami Fikih Zakat Fitrah: Meniti Jejak Sanad Ulama hingga Sahabat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Bojonggenteng,Sinergipublik.com- Zakat Fitrah bukan sekadar rutinitas akhir Ramadan, melainkan penyempurna rukun Islam yang ketiga. Sebagai negara dengan mayoritas muslim bermadzhab Syafi’i, masyarakat Indonesia memiliki tradisi kuat dalam menunaikan kewajiban ini. Namun, sering muncul pertanyaan mengenai perbedaan hitungan timbangan dan penggunaan uang sebagai pengganti beras. Berikut adalah tinjauan ringkas berdasarkan Kalam Ulama yang sanadnya bersambung (muttasil) […]

  • Pengamat Tantang KPK Usut KKKS PT Pertamina EP Yang Membeli Minyak Bumi Dari PT.Petro Muba Hasil Illegal Drilling/Liar, Negara Rugi 1,71 Triliun

    Pengamat Tantang KPK Usut KKKS PT Pertamina EP Yang Membeli Minyak Bumi Dari PT.Petro Muba Hasil Illegal Drilling/Liar, Negara Rugi 1,71 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MUSI BANYUASIN, SINERGI PUBLIK — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara VII menemukan bahwa KKKS PT. Pertamina EP menerima dan Membeli minyak dari PT Petro Muba (Badan Usaha Milik Daerah/BUMD) hasil Illegal Drilling (tak ada Izin produksi Minyak) yang diambil oleh Masyarakat dari sumur-sumur minyak bumi secara Liar, ilegal/tak ada izin di Kabupaten […]

  • Ancaman Sumur dan Sungai Warga, DLH Dinilai Abai Awasi Kualitas IPAL Dapur Produksi Makan Bergizi Gratis

    Ancaman Sumur dan Sungai Warga, DLH Dinilai Abai Awasi Kualitas IPAL Dapur Produksi Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 113
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi peningkatan gizi generasi muda, kini justru menyisakan persoalan lingkungan yang serius di hilir. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi disorot tajam dan dinilai abai dalam menerapkan serta mengawasi standardisasi pengelolaan limbah sisa produksi, terutama terkait ketiadaan Instalasi Pengolahan Air […]

  • Kemen PUPR: 4,9 Km Tol Bocimi Seksi 3 Diupayakan Fungsional Arus Mudik Lebaran 2026 Tanpa Tarif

    Kemen PUPR: 4,9 Km Tol Bocimi Seksi 3 Diupayakan Fungsional Arus Mudik Lebaran 2026 Tanpa Tarif

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ilhamz
    • visibility 531
    • 3Komentar

    Pemerintah memastikan Tol Bocimi Seksi 3 yang saat ini masih pengerjaan bisa digunakan secara fungsional untuk arus mudik dan arus balik lebaran 2026. Kementerian PUPR tengah mengupayakan jalur sepanjang 4,9 km dari ujung tol Cibadak Parungkuda hingga menuju akses ke Karangtengah Cibadak, bisa dilintasi fungsional dengan aturan pembatasan kendaraan dan jam operasional selama momen libur […]

  • Raport Merah Tata Kelola MBG Di Kecamatan Bojonggenteng: KSPPG Jarang di Lokasi, Forum FS0K Desak Audit Menyeluruh dan Audiensi Akbar Bersama Mitra

    Raport Merah Tata Kelola MBG Di Kecamatan Bojonggenteng: KSPPG Jarang di Lokasi, Forum FS0K Desak Audit Menyeluruh dan Audiensi Akbar Bersama Mitra

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 268
    • 0Komentar

    BOJONGGENTENG, SINERGIPUBLIK.COM – Tim Investigasi Media SinergiPublik.com bersama jajaran Satgas Gabungan Forum Silaturahmi Organisasi Kecamatan (FSOK) menemukan adanya pola disfungsi manajerial yang mengkhawatirkan pada sejumlah Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Bojonggenteng. Fenomena “Pimpinan Absen”: KSPPG Diduga Hanya Nama Hasil pantauan di beberapa titik dapur MBG, termasuk area Nangela hingga Nyalindung, menunjukkan fakta […]

  • Wali Murid Mohon Dinas Pendidikan Segera Tanggap Kondisi SDN Bojongsoka

    Wali Murid Mohon Dinas Pendidikan Segera Tanggap Kondisi SDN Bojongsoka

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUKABUMI, sinergipublik.com// Kondisi bangunan SDN Bojongsoka yang berada di Kampung Kadupubur, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, mengundang keprihatinan sejumlah wali murid dan masyarakat sekitar.   Bangunan sekolah yang terlihat mengalami kerusakan dan dinilai cukup mengkhawatirkan tersebut membuat para wali murid merasa cemas. Mereka berharap kondisi tersebut dapat segera mendapat perhatian dan tindakan dari […]

expand_less