Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » KADIS PERIKANAN SUKABUMI “MAIN KUCING-KUCINGAN”, MIO ULTIMATUM HAK JAWAB TERKAIT DUGAAN MONOPOLI PROYEK INFRASTRUKTUR 2025-2026

KADIS PERIKANAN SUKABUMI “MAIN KUCING-KUCINGAN”, MIO ULTIMATUM HAK JAWAB TERKAIT DUGAAN MONOPOLI PROYEK INFRASTRUKTUR 2025-2026

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • print Cetak

SUKABUMI, SINERGIPUBLIK.com – Ketegangan antara Dewan Pimpinan Daerah Media Indonesia Online (DPD MIO) Sukabumi Raya dengan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi kini resmi mencapai titik didih. Pasca-audiensi yang dinilai “buntu” pada Kamis (02/07/2026), DPD MIO besok (Senin) bersiap melayangkan surat ultimatum keras menuntut Hak Jawab Tertulis dari Kepala Dinas Perikanan guna membongkar rentetan isu miring, termasuk skandal dugaan monopoli proyek infrastruktur di internal kedinasan.

Langkah ofensif ini diambil menyusul adanya indikasi skenario “main kucing-kucingan” jadwal audiensi oleh pihak dinas. Setelah sebelumnya menyepakati hari Kamis kosong, pihak kedinasan secara sepihak melakukan pembatalan mendadak pada H-1 (Rabu) dengan dalih mendampingi Bupati ke Jakarta, lalu memaksakan audiensi berjalan tanpa nahkoda tertinggi. Demi menghargai birokrasi, MIO tetap hadir, namun forum yang didelegasikan ke 5 Kepala Bidang (Kabid) tersebut berakhir tanpa taji karena benturan keterbatasan wewenang anggaran.

Skandal Anggaran: Satu Pengusaha Kuasai Semua Proyek Kedinasan

Bukan sekadar urusan jadwal, ketidakhadiran Kepala Dinas diduga kuat menjadi tameng untuk menghindari pertanyaan krusial mengenai tata kelola keuangan daerah. Berdasarkan data investigasi yang dihimpun tim jurnalis jaringan, praktik pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi sepanjang tahun 2025 hingga pertengahan 2026 menuai sorotan tajam karena tercium aroma tak sedap.

Fakta di lapangan mengungkap bahwa seluruh paket pekerjaan fisik—mulai dari perbaikan kolam, perbaikan atap, renovasi ruang rapat, renovasi mess, pembangunan ruang baru, hingga pembenahan fasilitas penunjang lainnya—secara konsisten dikuasai dan dimenangkan oleh hanya satu nama pengusaha saja.

Dominasi satu pelaku usaha selama dua tahun anggaran berturut-turut ini memicu dugaan kuat adanya praktik persekongkolan tender (kartel proyek) dan melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli serta Perpres Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Publik mempertanyakan independensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Panitia Pengadaan di internal dinas.

MIO Layangkan Surat Besok, Siap Tembuskan ke BPKAD

 

Ketua DPD MIO Sukabumi Raya, Purwanto, menegaskan bahwa pola birokrasi “ping-pong” yang kerap mengambangkan masalah di lapangan harus segera dihentikan.

“Kami datang membawa jeritan nelayan soal kelangkaan solar subsidi dan krisis ekonomi pasca-panen, tapi di sisi lain anggaran APBD diduga habis dikelola secara tidak sehat melalui proyek titipan berskenario tender formal. Mulai besok, surat tuntutan hak jawab tertulis kami layangkan ke Kadis, dan akan segera kami tembuskan langsung ke BPKAD Kabupaten Sukabumi agar semua aliran dana ini terang benderang!” tegas Purwanto, Minggu (05/07/2026).

Selain urusan monopoli proyek, surat ultimatum MIO juga mendesak jawaban konkret atas tiga klaster masalah pesisir selatan:

1. Dilema Ekonomi Nelayan BBL: Tuntutan skema insentif harian selama masa tunggu transisi budidaya.

2. Krisis BBM Nelayan (SPBUN): Saling lempar tanggung jawab anggaran solar bersubsidi antara Dinas Perikanan dan BPKAD.

3. Infrastruktur Mati Suri: Mandeknya pengadaan cold storage skala besar serta krisis listrik wilayah Sangrawayan.

Ancaman Publikasi Massal 200 Media

DPD MIO Sukabumi Raya memberikan tenggat waktu 3×24 jam bagi Kepala Dinas Perikanan untuk memberikan klarifikasi tertulis dan menjadwalkan ulang audiensi jilid II bersama BPKAD. Jika tuntutan keterbukaan informasi publik ini kembali diabaikan, MIO mengancam akan mengerahkan seluruh kekuatan mesin informasinya.

“Ini bukan gertak sambal. Jika dalam waktu yang ditentukan dinas tetap bungkam, 200 media online yang tergabung dalam jejaring raksasa MIO Sukabumi Raya siap menayangkan rilis pembongkaran kasus ini secara serentak demi tegaknya supremasi hukum dan hak-hak nelayan,” tutup Purwanto.

Sampai berita ini ditayangkan, pihak Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan monopoli satu pengusaha maupun langkah hukum yang diambil oleh DPD MIO Sukabumi Raya.

(Reda/Sinergipublik)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Tambun Salurkan TJSL Berupa 1.300 Paket Sembako untuk Masyarakat Kabupaten Bekasi

    BRI Tambun Salurkan TJSL Berupa 1.300 Paket Sembako untuk Masyarakat Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BEKASI, sinergipublik.com— Semangat berbagi yang terus digelorakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Melalui program BRI Peduli sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), BRI Branch Office (BO)Tambun menyalurkan 1.300 paket sembako, kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi. Kegiatan pembagian dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Derma Sosial Insani Foundation dan dipimpin langsung Pemimpin Cabang BRI […]

  • BADAI ISU TAK GOYAHKAN JURNALIS! Ketua Daerah MIO Sukabumi Raya Purwanto Minta Wartawan Tetap Bermental Baja dan Babat KKN

    BADAI ISU TAK GOYAHKAN JURNALIS! Ketua Daerah MIO Sukabumi Raya Purwanto Minta Wartawan Tetap Bermental Baja dan Babat KKN

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Sinergipublik.com— Badai isu yang menyudutkan profesi pers belakangan ini memicu reaksi keras dari pimpinan organisasi media di Jawa Barat. Menyikapi berbagai dinamika hukum serta stigma negatif akibat ulah oknum jurnalis nakal, Ketua Media Online Indonesia (MIO) Sukabumi Raya, Purwanto, angkat bicara secara menohok dan membakar semangat para pemburu berita di lapangan. Dalam ketegasannya, Purwanto […]

  • Forum silaturahmi organisasi kecamatan Bojonggenteng, bersama team work myrep

    Komitmen Bojonggenteng Ramah Investasi FSOK dan Sinergi Publik Kawal Pembangunan Infrastruktur Digital MyRepublic

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 487
    • 0Komentar

    sinegipublik.com, BOJONGGENTENG, SUKABUMI – Kecamatan Bojonggenteng kini membuktikan diri sebagai wilayah yang terbuka bagi kemajuan ekonomi nasional. Melalui kolaborasi antara Forum Silaturahmi Organisasi Kecamatan (FSOK) dan media Sinergi Publik, wilayah ini resmi menerapkan standarisasi “Investasi Berkeadilan” yang memberikan kepastian hukum bagi pengusaha dan perlindungan hak bagi masyarakat. Salah satu bukti nyata sinergi ini adalah masuknya […]

  • Uji Kredibilitas dan Profesionalisme: FSKSS Kabupaten Sukabumi Patahkan Narasi Rekayasa Konten di Gegerbitung

    Uji Kredibilitas dan Profesionalisme: FSKSS Kabupaten Sukabumi Patahkan Narasi Rekayasa Konten di Gegerbitung

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle yuliusabdillah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    GEGERBITUNG, SINERGI PUBLIK — Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) kembali menunjukkan kelasnya sebagai lembaga profesional yang responsif dan objektif. Menanggapi kegaduhan publik akibat unggahan video viral di YouTube mengenai kondisi seorang warga di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung, FSKSS tidak tinggal diam dan langsung menurunkan tim ahli untuk melakukan investigasi lapangan secara menyeluruh. Langkah ini […]

  • Menjawab Aspirasi Mahasiswa: BAZNAS Kabupaten Sukabumi Beri Klarifikasi Terkait Proyek Rumah Sehat dan Transparansi Dana Umat

    Menjawab Aspirasi Mahasiswa: BAZNAS Kabupaten Sukabumi Beri Klarifikasi Terkait Proyek Rumah Sehat dan Transparansi Dana Umat

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK — Kantor BAZNAS Kabupaten Sukabumi menjadi pusat perhatian pada Kamis (07/05/2026), menyusul aksi damai yang digelar oleh komunitas Solidaritas Independen Mahasiswa dan Pemuda Utilitarianisme (SIMPUL). Kelompok mahasiswa tersebut melayangkan sejumlah tuntutan terkait evaluasi kinerja dan transparansi pengelolaan dana umat di lembaga keagamaan tersebut. Aksi yang dipimpin oleh Koordinator SIMPUL Sukabumi, Norman Irawan, […]

  • Sikapi Penjualan Genteng Bekas SDN Pangantolan, Pengurus MIO Sukabumi Raya Datangi Pihak Sarpras Disdik

    Sikapi Penjualan Genteng Bekas SDN Pangantolan, Pengurus MIO Sukabumi Raya Datangi Pihak Sarpras Disdik

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGIPUBLIK.COM — Jajaran Pengurus Daerah Media Independen Online (MIO) Indonesia Sukabumi Raya mendatangi langsung pihak Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Langkah ini diambil untuk meminta klarifikasi resmi terkait kejelasan prosedur pengelolaan material bekas revitalisasi SDN Pangantolan, Kecamatan Cikembar (8/09/2026). Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua, Wakil Ketua, serta Sekretaris Jenderal […]

expand_less