Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kritik dan Evaluasi Imbau Dilakukan Secara Damai dan Kondusif

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kritik dan Evaluasi Imbau Dilakukan Secara Damai dan Kondusif

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

JAKARTA, SINERGIPUBLIK.COM — Memperingati dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga kelompok aktivis diimbau untuk senantiasa mengedepankan ketertiban umum serta menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Gio P di Jakarta. Ia menegaskan bahwa momentum dua tahun pemerintahan hendaknya dimaknai sebagai kesempatan berharga untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap berbagai kebijakan publik sekaligus menyampaikan aspirasi secara tertib dan bertanggung jawab.

“Momentum dua tahun pemerintahan hendaknya dijadikan kesempatan untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap berbagai kebijakan pemerintah, sekaligus menyampaikan aspirasi secara tertib dan bertanggung jawab,” ujar Gio P kepada media.

Perbedaan Pandangan Bagian dari Demokrasi

Gio P menilai perbedaan pandangan terhadap arah kebijakan pemerintah merupakan dinamika wajar dan bagian tak terpisahkan dari iklim demokrasi yang sehat. Menurutnya, masyarakat memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan kritik, saran, serta melakukan kontrol sosial terhadap jalannya roda pemerintahan.

Kendati demikian, ia mengingatkan agar kanal partisipasi dan penyampaian pendapat tetap berada di koridor hukum dan kedewasaan berdemokrasi.

“Penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan secara damai, dengan tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya, serta tidak disertai tindakan provokatif yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Kedepankan Dialog dan Tangkal Provokasi

Lebih lanjut, Gio P mengimbau publik agar tidak mudah terombang-ambing oleh arus informasi liar yang belum terverifikasi, provokasi di media sosial, maupun ajakan yang berpotensi memecah belah persatuan.

Setiap bentuk dorongan dan kritik masukan disarankannya agar disampaikan secara terbuka, profesional, dan berorientasi pada perbaikan kinerja pelayanan publik.

“Kritik yang disampaikan secara konstruktif dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah untuk memperbaiki kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Setiap persoalan hendaknya disikapi secara kritis dan rasional dengan mengedepankan dialog serta semangat persatuan,” tutupnya.

Dengan menjunjung tinggi kedewasaan dan tanggung jawab bersama, kebebasan berpendapat di ruang publik diharapkan terus berjalan seiring dengan terjaganya stabilitas keamanan serta persaudaraan sesama warga negara.

Repor: Edo 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikapi Penjualan Genteng Bekas SDN Pangantolan, Pengurus MIO Sukabumi Raya Datangi Pihak Sarpras Disdik

    Sikapi Penjualan Genteng Bekas SDN Pangantolan, Pengurus MIO Sukabumi Raya Datangi Pihak Sarpras Disdik

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGIPUBLIK.COM — Jajaran Pengurus Daerah Media Independen Online (MIO) Indonesia Sukabumi Raya mendatangi langsung pihak Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Langkah ini diambil untuk meminta klarifikasi resmi terkait kejelasan prosedur pengelolaan material bekas revitalisasi SDN Pangantolan, Kecamatan Cikembar (8/09/2026). Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua, Wakil Ketua, serta Sekretaris Jenderal […]

  • SINERGI KEMANUSIAAN: APARAT GABUNGAN, FSKSS, DAN PD MIO SUKABUMI RAYA BERGERAK CEPAT KAWAL SOLUSI UNTUK WARGA DESA WARNASARI

    SINERGI KEMANUSIAAN: APARAT GABUNGAN, FSKSS, DAN PD MIO SUKABUMI RAYA BERGERAK CEPAT KAWAL SOLUSI UNTUK WARGA DESA WARNASARI

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 254
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGI PUBLIK.Com — Menyikapi dinamika sosial yang viral di media sosial terkait adanya warga yang nekat berniat menjual organ tubuh (ginjal) demi menopang kebutuhan hidup dan biaya sekolah anak, jajaran aparat gabungan lintas sektor bersama organisasi kemasyarakatan bergerak cepat melakukan penelusuran fakta langsung di lapangan, Senin (1/6/2026). Berdasarkan data resmi yang dihimpun dari hasil […]

  • Memahami Fikih Zakat Fitrah: Meniti Jejak Sanad Ulama hingga Sahabat

    Memahami Fikih Zakat Fitrah: Meniti Jejak Sanad Ulama hingga Sahabat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Bojonggenteng,Sinergipublik.com- Zakat Fitrah bukan sekadar rutinitas akhir Ramadan, melainkan penyempurna rukun Islam yang ketiga. Sebagai negara dengan mayoritas muslim bermadzhab Syafi’i, masyarakat Indonesia memiliki tradisi kuat dalam menunaikan kewajiban ini. Namun, sering muncul pertanyaan mengenai perbedaan hitungan timbangan dan penggunaan uang sebagai pengganti beras. Berikut adalah tinjauan ringkas berdasarkan Kalam Ulama yang sanadnya bersambung (muttasil) […]

  • Dokumen Negara Berbicara: Kasus Pdt. Horas Sarat Kejanggalan, Dugaan Kriminalisasi Menguat

    Dokumen Negara Berbicara: Kasus Pdt. Horas Sarat Kejanggalan, Dugaan Kriminalisasi Menguat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR, SINERGI PUBLIK — Polemik hukum yang menjerat Pdt. Horas Sianturi kini memasuki fase krusial. Mencuatnya sejumlah dokumen resmi ke publik memicu pertanyaan serius mengenai integritas proses penanganan perkara, mulai dari tahap penyelidikan hingga pengabaian mekanisme perdamaian (Restorative Justice). Sorotan publik kian tajam setelah jemaat Gereja Cahaya Kemuliaan melayangkan surat terbuka kepada Presiden RI, DPR, […]

  • Respon Cepat Musibah Bencana, Pemkab Sukabumi Bangun Kembali Jembatan Penghubung Bojonggaling – Cibodas

    Respon Cepat Musibah Bencana, Pemkab Sukabumi Bangun Kembali Jembatan Penghubung Bojonggaling – Cibodas

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, SINERGIPUBLIK.COM —  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bergerak cepat dalam merespons dampak musibah bencana alam di wilayah Kecamatan Bojonggenteng. Sebuah jembatan lingkungan yang ambruk akibat bencana kini mulai dibangun kembali demi memulihkan akses mobilitas serta percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Jembatan vital ini merupakan jalur penghubung perbatasan antara dua desa, yakni Desa Bojonggaling dan Desa Cibodas. […]

  • Aset Cessie di Cinere Hendak Dieksekusi, DPN Peduli Nusantara Tunggal Minta Dasar Hukumnya Dibuka

    Aset Cessie di Cinere Hendak Dieksekusi, DPN Peduli Nusantara Tunggal Minta Dasar Hukumnya Dibuka

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Yulius abdillah
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DEPOK,SINERGIPUBLIK.COM  — Persoalan pengalihan piutang (cessie) kembali memunculkan pertanyaan mengenai batas kewenangan kreditur baru dalam menguasai aset debitur. Kali ini, sorotan datang dari DPN Peduli Nusantara Tunggal Jakarta terkait aset di Perumahan Puri Cinere, Jalan Maribaya Blok G1 Nomor 8, Pangkalan Jati, Depok, yang disebut berkaitan dengan pengalihan piutang Bank Mandiri. Organisasi yang bergerak di […]

expand_less