Transformasi Media Digital 2026: DPD MIO Sukabumi Raya Perkokoh Solidaritas dan Integritas dalam Rakorsus Syawal
- account_circle yuliusabdillah
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

PARUNGKUDA, SINERGI PUBLIK — Memasuki dinamika industri media yang kian kompetitif, Dewan Pimpinan Daerah Media Independen Online (DPD MIO) Indonesia Sukabumi Raya mengambil langkah strategis untuk memperkuat eksistensi organisasi. Bertepatan dengan suasana Syawal 1447 Hijriah, MIO Sukabumi Raya menggelar agenda ganda: Halal Bihalal sekaligus Rapat Koordinasi Strategis (Rakorsus), Minggu (19/04/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat DPD MIO Sukabumi Raya, Kp. Legoksirna, Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda ini, menjadi momentum krusial bagi konsolidasi internal di bawah nakhoda baru. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus inti dan Dewan Pakar untuk membedah blueprint transformasi organisasi ke depan.
Silaturahmi sebagai Modal Sosial Pers
Acara diawali dengan tradisi Halal Bihalal yang penuh kekeluargaan. Ketua DPD MIO Sukabumi Raya, Purwanto, menegaskan bahwa soliditas internal adalah fondasi utama bagi sebuah organisasi perusahaan pers sebelum melangkah ke ranah publik.
“Kekuatan kita tidak hanya pada kecepatan unggah berita, tetapi pada kualitas hubungan antarmanusia di dalamnya. Halal Bihalal ini adalah momen menyatukan persepsi bahwa di bawah bendera MIO Indonesia, kita adalah keluarga besar dengan satu tujuan: menjaga integritas pers di Sukabumi Raya,” tegas Purwanto.
Visi Purwanto: Profesionalisme dan Kemandirian Ekonomi
Dalam sesi Rakorsus resmi bernomor 001/INT/PD-MIO/SMI-RAYA/IV/2026, Purwanto memaparkan visi kepemimpinannya yang menitikberatkan pada dua pilar utama: Profesionalisme Jurnalistik dan Kemandirian Ekonomi Media Lokal.
Ia menyadari bahwa tantangan media di tahun 2026 semakin kompleks dengan masifnya Kecerdasan Buatan (AI) dan perubahan algoritma global. Oleh karena itu, penguatan internal melalui pemahaman Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) menjadi prioritas yang tak bisa ditawar.
“MIO Sukabumi Raya tidak boleh hanya menjadi papan nama. Kita kembali ke khitah organisasi melalui penguatan AD/ART agar setiap anggota paham hak dan kewajibannya. Dasar hukum internal yang kuat adalah pelindung profesional bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya,” lanjut Purwanto.
Program Kerja Strategis 2026

Dokumentasi pada saat merumuskan program kerja 2026
Dalam rapat tersebut, jajaran pengurus merumuskan sejumlah langkah konkret yang dibagi menjadi dua tahap utama:
1. Akselerasi Legalitas (Jangka Pendek): Pembenahan administrasi dan pendataan ulang anggota. Purwanto menginstruksikan seluruh media di bawah naungan MIO wajib memiliki standar legalitas yang jelas sesuai regulasi guna membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah, TNI, Polri, dan sektor swasta.
2. Peningkatan Kapasitas SDM (Jangka Menengah): Penyelenggaraan workshop intensif mencakup teknik penulisan ramah SEO, jurnalisme investigatif digital, hingga manajemen bisnis media.
Sekretariat Parungkuda: Rumah Gagasan bagi Jurnalis
Pemilihan lokasi sekretariat di Parungkuda dipandang sebagai langkah strategis karena posisinya sebagai urat nadi ekonomi Kabupaten Sukabumi. Purwanto berharap sekretariat ini menjadi “Rumah Gagasan” bagi para jurnalis untuk menyusun strategi peliputan yang edukatif dan kritis namun tetap konstruktif bagi pembangunan daerah.
Menutup rangkaian acara, seluruh jajaran DPD MIO Sukabumi Raya menyatakan komitmen satu komando di bawah kepemimpinan Purwanto. MIO Sukabumi Raya siap bertransformasi menjadi wadah pers yang disegani, berintegritas, dan mampu menangkal arus disinformasi (hoaks) demi kepentingan publik.
(Rd/Sp)
- Penulis: yuliusabdillah
- Editor: Redaksi Sinergi Publik
- Sumber: Humas Mio Sukabumi Raya

Saat ini belum ada komentar