Breaking News
light_mode
Beranda » Cikidang » Dorong Efisiensi Peternak dan Pasar MBG, H. Budi Siapkan Skema Pendampingan BUMDes Cikidang

Dorong Efisiensi Peternak dan Pasar MBG, H. Budi Siapkan Skema Pendampingan BUMDes Cikidang

  • account_circle Yulius abdillah
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CIKIDANG, SINERGIPUBLIK.COM – Tantangan pemasaran komoditas hasil peternakan warga serta optimalisasi potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Cikidang mendapat perhatian serius dari tokoh masyarakat sekaligus calon Kepala Desa Cikidang, H. Budi.

Saat ditemui usai menghadiri Bimbingan Teknis “Optimalisasi Potensi Lokal Melalui Pengembangan Unit Usaha BUMDes” di Aula Kecamatan Cikidang, H. Budi menegaskan komitmennya untuk mendorong kemandirian ekonomi warga melalui penguatan rantai pasok lokal dan efisiensi tata kelola usaha peternakan.

H. Budi menilai keberadaan program Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah desa merupakan peluang strategis yang wajib dimaksimalkan untuk menyerap komoditas unggulan lokal, seperti telur, beras, hingga sayuran hasil produksi petani dan peternak setempat.

“Pasar MBG sebenarnya sangat terbuka luas bagi BUMDes. Masalah utamanya ada pada pemenuhan spesifikasi standar serta jembatan akses masuknya. BUMDes harus hadir sebagai fasilitator utama. Kami siap membantu memfasilitasi dan menjembatani BUMDes agar produk lokal warga memenuhi kualifikasi dan masuk ke rantai pasok program tersebut,” tegas H. Budi.

Soroti Efisiensi Pakan dan Produktivitas Ternak

Sebagai praktisi yang berpengalaman di bidang usaha peternakan, H. Budi membagikan pandangan teknis terkait pentingnya efisiensi dan konsistensi tata kelola pakan ternak. Ia mengingatkan para peternak agar tidak tergiur mengganti pakan demi mengejar harga murah tanpa memperhitungkan dampaknya terhadap kualitas.

“Penggunaan pakan yang tepat dan konsisten mampu menjaga tingkat produksi telur tetap stabil di kisaran 80 hingga 90 persen. Sebaliknya, penggantian pakan secara mendadak berisiko menurunkan produktivitas hingga 30–40 persen. Hal-hal teknis seperti ini yang harus kita jaga bersama agar peternak tidak merugi,” terangnya.

Guna menjaga daya saing peternak lokal, H. Budi menyiapkan skema

pendampingan teknis dan tata kelola modal bagi BUMDes, termasuk menjajaki kerja sama penyediaan pakan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau melalui jaringan mitra industri.

Komitmen Menjemput Program dan Memperluas Kolaborasi
Jika dipercaya memimpin Desa Cikidang ke depan, H. Budi berkomitmen untuk aktif membangun sinergi lintas sektoral, baik dengan pihak kecamatan, pemerintah daerah, hingga kementerian terkait guna memboyong program-program pemberdayaan ekonomi ke desa.

Menurutnya, ketersediaan lahan dan potensi pertanian di Cikidang sangat melimpah sehingga BUMDes harus berani mengeksplorasi unit-unit usaha baru yang berorientasi pada kesejahteraan warga.

“Potensi BUMDes di Cikidang ini sangat besar. Kita tidak perlu bingung mencari pasar yang jauh, manfaatkan dan optimalkan dulu peluang yang ada di depan mata. Melalui kolaborasi yang solid, kita wujudkan kemandirian ekonomi warga Desa Cikidang secara nyata,” pungkasnya.

(Red)

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less